Back


Detail Data

Fakultas FAKULTAS TEKNIK DAN SAINS
Program Studi TEKNIK MESIN
Judul SIMULASI STABILISASI ALIRAN FLUIDA MELALUI PENDEKATAN SISTEM DINAMIK BERBASIS PROGRAM APLIKASI POWERSIM
Tahun 2010
Tanggal Input 15 Dec 2025, 09.06



Abstak

Hendrik Sugianto
E21E040182
Sistem transmisi adalah unit operasi dalam sistem SPAB yang berfungsi untuk mengalirkan air baku dari sistem intake menuju IPA. Sistem transmisi merupakan komponen yang dirancang untuk dapat mengalirkan aliran debit pada kebutuhan jam puncak (Q-peak hour) dan untuk kebutuhan aliran debit maksimum (Q-maximum). Posisi air baku terhadap sistem IPA dan sistem distribusi akan menentukan apakah aliran baku dalam sistem trnsmisi dapat mengalir secara gravitasi atau harus dengan pemompaan. Pada bagian akhir kondisi internal pipa dari sebuah sistem tidaklah seragam ada kerusakan produk dan adanya sedimen dari sumber yang berbesa, terjadi perubahan bentuk maupun ukuran. Sistem simulasi dinamik yang akan dikembangkan dalam kajian ini adalah model Ordinary Differential Equqtion (ODE) yang digunakan untuk dapat mengambarkan perilaku dari sistem mekanika fluida yang ditinjau dari satu dimensi yaitu ketinggian fluida sebagai fungsi dari waktu. Prinsip-prinsip yang mendukung proses adalah persamaan-persamaan kontinuitas, persamaan tersebut menggunakan variabel debit sebagai bentuk integral kecepatan aliran terhadap luas bidang (penampang) alir dan variabel gaya sebagai integral kerapatan terhadap volume. Perubahan ketinggian zat alir pada suatu tangki penyimpanan adalah akibat dari proses input-output yang nilainya berbeda dan berubah-ubah. Gaya yang bekerja pada sisem tergantung pada luas dasar tangki, tinggi dan massa jenis zat cair. Studi sistem dinamik akan menghasllkan diagram kasualitas berulang (causal-loop) untuk pemetaan proses umpan balik dan pengambaran perilaku umum dari suatu sistem. Dengan nilai debit sebesar 0,01 m/det, panjang kontruksi pipa 412 m dan diameter dalam pipa 0,077 m. Didapat kecepatan rata-rata didalam pipa 2,148 m/det, berdasarkan semua material yang dipergunakan diperoleh kerugian gesekan pada pipa 27,14 m; kerugian belokan pipa 15 adalah 0,02964 m; 22,5 adalah 0,12424 m; 45 adalah 0,07215 m; 90 adalah 1,4889 m. Total kerugian pada belokan 1,71493 m; kerugian pada valve 0,42373; pada elbow 0,3531 m; pada sambungan tee 0,2118 m; dan pada kontra mur 1,9302 m. Total seluruh kerugian gesek yang terjadi sebesar 29,5386 m.
Kata Kunci : simulasi, POWERSIM, model aliran fluida dalam pipa.


Preview