Abstak
Mohammad Ridwan
161105130611
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui beban maksimum dan tegangan tarik
maksimum yang dapat di tahan oleh sambungan hasil pengelasan titik serta untuk
mengetahui pengaruh kuat arus dan tekanan elektroda terhadap tegangan tarik hasil
pengelasan titik pada plat pure nickel dengan baterai lithium ion 18650. Data yang
diperoleh dari hasil pengujian tarik spesimen dengan proses pengelasan variasi
besar kuat arus dan besar tekanan elektroda tetap adalah spesimen plat pure nickel
dengan tebal 0,1 mm beban maksimum yang paling besar adalah 2,035 kg dan
tegangan tarik maksimumnya 16,958 kg/mm2, sedangkan untuk tebal plat 0,15 mm
beban maksimum yang paling besar adalah 3,7625 kg dan tegangan tarik
maksimumnya 21,439 kg/mm2. Hasil tersebut diperoleh dari proses pengelasan
dengan pengaturan besar kuat arus 80 ampere dan besar tekanan elektroda
0,7 kg. Adapun untuk hasil pengujian tarik spesimen dengan proses pengelasan
variasi besar tekanan elektroda dan kuat arus tetap adalah spesimen plat pure nickel
dengan tebal 0,1 mm beban maksimum yang paling besar adalah 3,435 kg dan
tegangan tarik maksimumnya 28,041 kg/mm2. Sedangkan untuk tebal plat 0,15 mm
beban maksimum yang paling besar adalah 3,890 kg dan tegangan tarik
maksimumnya 21,793 kg/mm2, hasil tersebut diperoleh dari proses pengelasan
dengan pengaturan besar tekanan elektroda 0,7 kg dan besar kuat arus 90 ampere.
Adapun untuk kuat arus dan tekanan elektroda pada saat proses pengelasan
berbanding lurus dengan nilai tegangan tariknya. Semakin besar kuat arus dan
tekanan elektroda pada saat proses pengelasan maka nilai tegangan tariknya akan
semakin besar.
Kata kunci : Spot Welding, Plat Pure Nickel, Lithium Ion 18650, Uji Tarik Plat