Back


Detail Data

Fakultas FAKULTAS AGAMA ISLAM
Program Studi KOMUNIKASI PENYIARAN ISLAM
Judul STUDI KRITIS PEMIKIRAN TAHAR HADDAD TENTANG KESETARAAN GENDER
Tahun 2023
Tanggal Input 02 Jun 2025, 14.15



Abstak

Diong Andini
191105030218
Gerakan kesetaraan gender yang menghendaki adanya emansipasi persamaan
hak antara perempuan dan laki-laki dalam berbagai bidang, yang kemudian menjadi
dasar dari gerakan femnisime, gerakan tersebut turut mewarnai abad modern.
Gerakaan feminisme di dunia Islam di awali dengan dua periode, periode pertama
terjadi sekitar abad ke-19 yang dipelopori oleh para feminis sekuler, kemudian
periode kedua terjadi pada akhir tahun 1970-an. Persolan mengenai perbedaan
antara laki-laki dan perempuan kian menjadi topik diskusi dari waktu ke waktu.
Gerakan pembaharuan di negara-negara Muslim menghasilkan suatu pandangan
baru dalam kehidupan masyarakat. Kehidupan perempuan saat itu pun turut
mengalami perubahan yang sangat signifikan. Tahar Haddad seorang reformis asal
Tunisia yang menghendaki adanya perubahan dalam struktur kehidupan
masyarakat Tunisia kala itu, khususnya perlakuan masyarakat Tunisia terhadap
perempuan. Sebagai seorang reformis Haddad melihat adanya ketimpangan sosial
yang dialami perempuan Tunisia, baik dalam kehidupan berkeluarga maupun di
luar daripada itu. Penelitian ini merupakan penelitian library research dengan
menggunakan metode analisis deskriptif. Berdasarkan analisis data yang dilakukan,
diperoleh hasil bahwa adanya persamaan anatara pemikiran Tahar Haddad dengan
isu gerakan kesetaraan gender yang dipelopori oleh kaum feminis kontemporer,
akan tetapi disamping pemikirannya yang memiliki semtuhan liberal ditemukan
pula pemikiran Tahar Haddad yang membawa dampak positif bagi kaum
perempuan saat. Dampak dari pemikiran Tahar Haddad masih tercermin sampai
sekarang dalam Hukum keluarga Tunisia.
Kata kunci: Gerakan kesetaraan gender, feminis, Tahar Haddad, perempuan.


Preview