Abstak
ABSTRAK
Sejarah kebudayaan Islam merupakan salah satu mata pelajaran di tingkat Madrasah Aliyah yang mempelajari tentang peristiwa-peristiwa serta peninggalan-peninggalan kebudayaan yang didasari atas nilai-nilai ketuhanan. Tujuan mempelajari sejarah kebudayaan Islam diantaranya adalah agar peserta didik dapat memahami peristiwa sejarah, agar peserta didik dapat memahami wawasan sejarah dan agar peserta didik memiliki kesadaran bersejarah. Namun dalam mencapai tujuan pembelajaran tersebut, para pendidik mengalami kesulitan-kesulitan yang menyebabkan hasil belajar peserta didik dinilai belum maksimal. Kesulitan-kesulitan tersebut dialami karena peserta didik tidak melibatkan secara langsung seluruh kerja inderanya dalam pembelajaran dan memilih belajar secara pasif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode Somatic Auditory Visual Intellectual (SAVI) terhadap hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran SKI. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen quasi. Hasil penelitian melalui uji Independent Sample t-Test menunjukan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara metode Somatic Auditory Visual Intellectual (SAVI) terhadap hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran SKI baik pada aspek kognitif maupun afektif. Uji tersebut menunjukan nilai signifikansi yakni sebesar Sig. (2-tailed) 0,000 < 0,05 pada aspek kognitif dan Sig. (2-tailed) 0,000 < 0,05 pada aspek afektif. Peserta didik maupun pendidik belum memaksimalkan kerja indera dan intelektual dalam sesi pembelajarannya sebagai solusi kesulitan belajar SKI. Dengan demikian, penggunaan metode Somatic Auditory Visual Intellectual (SAVI) yang memanfaatkan kerja indera serta intelektual dapat menjadi salah satu pilihan agar prestasi belajar meningkat.
Kata kunci : hasil belajar, metode Somatic auditory Visual Intellectual (SAVI), Sejarah Kebudayaan Islam (SKI)