Abstak
Erna, NIM 191105010380. Peran Metode Mind Mapping Dalam Meningkatkan
Hasil Belajar Sejarah Kebudayaan Islam materi dinasti umayyah pada kelas VII
Di MTs Al-Ahsan. Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Agama
Islam, Universitas Ibn Khaldun. Bogor
Latar belakang pada penelitian ini, yaitu masih terdapat siswa yang kurang berminat
dalam pembelajarn Sejarah Kebudayaan Islam karena guru menyampaikan materinya
masih monoton sehingga siswa hanya mendengarkan dan kurang aktif dalam
mengembangkan kreatifitas berfikirnya. Oleh karena itu perlunya adanya metode baru
salah satunya yaitu metode mind mapping. Tujuan Penelitian ini (1) untuk mengetahui
peningkatan hasil belajar sejarah kebudayaan Islam peserta didik yang diajar
menggunakan metode mind mapping pada siswa kelas VII di MTs Al-Ahsan. (2) untuk
mengetahui peningkatan hasil belajar sejarah kebudayaan Islam peserta didik yang
diajar dengan menggunakan metode ceramah pada kelas VII di MTs Al-Ahsan. (3)
untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan yang signifikan antara peningkatan hasil
belajar sejarah kebudayaan Islam peserta didik yang diajar dengan menggunakan
metode mind mapping dan peserta didik yang diajar dengan menggunakan metode
ceramah pada kelas VII di MTs Al-Ahsan. Metode penelitian yang digunakan adalah
Quasy Eksperimen Desain. Penelitian ini menggunakan dua kelas sebagai sampel
penelitian yaitu kelas VII A sebagai kelompok eksperimen yang menerapkan metode
mind mapping dan kelas VII B sebagai kelompok kontrol yang menggunakan metode
konvensional (ceramah). Hasil penelitian menunjukkan bahwa; (1) terdapat
peningkatan hasil belajar sejarah kebudayaan Islam peserta didik yang diajar dengan
menggunakan metode mind mapping sebesar 58,36 % sehingga termasuk dalam
kategori dalam cukup efektif. (2) terdapat peningkatan hasil belajar sejarah kebudayaan
Islam peserta didik yang tidak diajar dengan metode mind mapping sebesar 29,35 %
sehingga termasuk dalam kategori tidak efektif. (3) Terdapat perbedaan yang signifikan
(t= 4, 700, Sig= 0,000) antara kelas eksperimen yang diajar menggunakan metode mind
mapping dan kelas kontrol yang diajar menggunakan metode konvensional (ceramah)
dalam peningkatan hasil belajar sejarah kebudayaan Islam pada siswa kelas VII di MTs
Al-Ahsan. Dengan demikian menunjukkan bahwa untuk mendapatkan hasil belajar
yang baik pada mata pelajaran sejarah kebudayaan Islam, maka salah satu langkah yang
bisa digunakan oleh guru adalah dengan melakukan pembelajaran menggunakan
metode Mind Mapping ini.
Kata Kunci : Mind Mapping, Hasil Belajar, Sejarah Kebudayaan Islam