Abstak
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya profitabilitas sebagai
indikator kinerja keuangan perusahaan, khususnya pada perusahaan manufaktur
subsektor food and beverage yang menghadapi dinamika ekonomi, fluktuasi biaya
produksi, dan perubahan penjualan selama periode 2020 sampai 2024. Penelitian
ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh beban pokok penjualan dan pertumbuhan
penjualan terhadap profitabilitas, baik secara parsial maupun simultan. Metode
penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian
asosiatif. Data yang digunakan merupakan data sekunder berupa laporan keuangan
tahunan perusahaan subsektor food and beverage yang terdaftar di Bursa Efek
Indonesia periode 2020 sampai 2024. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui
dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan statistik deskriptif, uji asumsi
klasik, regresi linear berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi dengan bantuan
SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beban pokok penjualan tidak
berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas, sedangkan pertumbuhan penjualan
berpengaruh positif dan signifikan terhadap profitabilitas. Secara simultan, beban
pokok penjualan dan pertumbuhan penjualan berpengaruh signifikan terhadap
profitabilitas. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan penjualan memiliki
peran penting dalam meningkatkan profitabilitas, sementara pengelolaan beban
pokok penjualan tetap perlu diperhatikan agar tidak menekan laba perusahaan.
Penelitian ini memberikan kontribusi dalam memperkuat pemahaman mengenai
faktor-faktor yang memengaruhi profitabilitas perusahaan manufaktur. Penelitian
selanjutnya disarankan untuk menambahkan variabel lain, seperti ukuran
perusahaan, likuiditas, leverage, atau efisiensi operasional agar hasil analisis
menjadi lebih komprehensif.
Kata Kunci: Beban Pokok Penjualan, Pertumbuhan Penjualan, Profitabilitas.