Abstak
Muhammad Fadhol Nurfaizi, 191105010415, Pengaruh Model Problem Solving
Terhadap Hasil Belajar Fiqh pada Peserta Didik Di MAN 2 Kota Bogor. Skripsi,
Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Agama Islam, Universitas Ibn
Khaldun Bogor.
Proses kegiatan belajar mengajar merupakan hal yang sangat krusial, Pendidikan
dengan model problem solving ini diartikan supaya siswa bisa memakai pemikiran
(rasio) seluas - luasnya hingga titik optimal dari energi tangkapnya.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) hasil belajar Fiqh pada peserta didik di
MAN 2 Kota Bogor (2) pengaruh model problem solving terhadap hasil belajar fiqh
pada peserta didik di MAN 2 Kota Bogor. Penelitian ini dilakukan pada bulan April
Mei 2023 di MAN 2 Kota Bogor. Metode yang digunakan adalah Metode Quasi
Eksperimen dengan jenis penelitian Pretest-Posttest Control Group Design. Sampel
Penelitian ini adalah peserta didik kelas X-3 berjumlah 36 orang sebagai kelas
eksperimen dan kelas X-2 berjumlah 36 orang sebagai kelas kontrol. Data ini
menggunakan uji independent t test untuk menjawab rumusan masalah. berdasarkan
hasil hitungan SPSS.23, dengan hasil uji yaitu (t= 2,993, Sig.2-tailed= 0,004). Hasil dari
penelitian ini adalah (1) terdapat perbedaan yang signifikan terhadap hasil belajar Fiqh
siswa kelas X di MAN 2 Kota Bogor antara kelas eksperimen yang diajarkan dengan
menggunakan model problem solving dan kelas kontrol yang diajarkan dengan
menggunakan metode diskusi (2) model problem solving memiliki pengaruh terhadap
hasil belajar Fiqh kelas X di MAN 2 Kota Bogor. Implikasi dari penelitian ini adalah
(1) penggunaan model problem solving diharapkan dapat memberikan manfaat untuk
guru mata pelajaran agar model yang digunakan lebih menarik minat siswa dalam
belajar (2) dengan model problem solving ini diharapkan dapat mempengaruhi hasil
belajar peserta didik.
Kata Kunci: Problem Solving, Hasil Belajar, Pelajaran Fiqh