Abstak
Pekerjaan merupakan bagian integral dari kehidupan sehari-hari, dan pekerja
memiliki hak untuk bekerja dalam lingkungan yang aman dan sehat. Keselamatan
dan Kesehatan Kerja (K3) menjadi faktor penting dalam mencapai tujuan ini. Salah
satu aspek kunci yang mempengaruhi K3 di tempat kerja adalah pencahayaan.
Penlitaian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat pencahayaan dan
keluhan kelelahan mata pada pekerja bagian produksi di PT. Matra Sedaya.
Jenis penelitian ini adalah deskriptif eskploratif dengan pendekatan kuantitatif
sederhana melalui metode cross-sectional. Jumlah responden dalam penelitian ini
sebanyak 15 orang yang dipilih secara total sampling. Instrumen yang digunakan
adalah kuesioner dan pengukuran pencahayaan menggunakan lux meter. Data
dianalisis secara univariat untuk mengetahui distribusi frekuensi masing-masing
variable
Hasil dari pengukuran diketahui bahwa tingkat pencahayaan di area produksi tidak
ada yang sesuai dengan standar Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia
Nomor 70 Tahun 2016 yaitu pada Area Assembling, di mana 60% pekerja
mengeluhkan pencahayaan tidak baik dan 53,3% pekerja mengalami keluhan
kelelahan mata.
Terdapat beberapa hal yang dapat diberikan sebagai saran yaitu, melakukan evaluasi
terhadap sumber pencahayaan buatan untuk area kerja yang masih kurang tingkat
pencahayaan. Mengatur tataletak benda sehingga tidak mengurangi distribusi
pencahayaan. Menyusun program perawatan rumah lampu dan lampu.
Kata Kunci : cahaya, pencahayaan, tingkat pencahayaan, kelelahan mata.