Abstak
Yusmitha Oktaviana
191104020606
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh debt to asset ratio dan
total asset turnover ratio terhadap financial distress baik secara parsial maupun
simultan. Populasi pada penelitian ini menggunakan perusahaan manufaktur sub
sektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2017
2021 dengan total sampel sebanyak 8 perusahaan. Metode pengambilan sampel
pada penelitian ini yaitu berdasarkan kriteria-kriteria yang telah ditentukan atau
disebut juga purposive sampling. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif
yang menggunakan data sekunder berupa laporan keuangan perusahaan manufaktur
sub sektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode
2017-2021. Pada penelitian ini dilakukan analisis menggunakan statistik deksriptif,
uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, uji T serta uji F dengan
menggunakan model Springate dalam memprediksi financial distress
menggunakan IBM SPSS (Statistical Package for the Social Sience) versi 26. Hasil
penelitian yang dilakukan secara parsial menunjukkan bahwa debt to asset ratio
berpengaruh negatif signifikan terhadap financial distress dan total asset turnover
ratio berpengaruh positif signifikan terhadap financial distress. Sedangkan hasil
penelitian yang dilakukan secara simultan menunjukkan bahwa debt to asset ratio
dan total asset turnover ratio berpengaruh signifikan secara bersama-sama terhadap
financial distress.
Kata Kunci: Debt To Asset Ratio, Total Asset Turnover Ratio, Financial
Distress, Springate