Abstak
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui perbandingan kinerja keuangan antara
PT. Unilever Indonesia Tbk dan PT. Mayora Indah Tbk selama periode 2020-2024.
Pengukuran kinerja dilakukan dengan menggunakan rasio profitabilitas, yaitu
Return On Asset (ROA), Return On Equity (ROE), dan Net Profit Margin (NPM).
Kedua perusahaan ini bergerak di sektor makanan dan minuman serta terdaftar di
Bursa Efek Indonesia, namun menghadapi kondisi eksternal yang berbeda. PT.
Unilever Indonesia Tbk sempat terdampak aksi boikot karena diduga terafiliasi
dengan Israel, sedangkan PT. Mayora Indah Tbk tidak terpengaruh isu serupa dan
cenderung menunjukkan performa yang stabil. Penelitian ini menggunakan metode
kuantitatif dengan pendekatan komparatif. Data yang digunakan merupakan data
sekunder berupa laporan keuangan tahunan yang diperoleh dari website resmi
Bursa Efek Indonesia (BEI) dan website resmi masing-masing perusahaan.
Pengolahan data dilakukan dengan bantuan software SPSS 24, dimulai dari analisis
deskriptif, dilanjutkan dengan uji normalitas (Shapiro-Wilk), dan uji homogenitas
(Levene’s Test). Karena data memenuhi syarat distribusi normal dan varians
homogen, maka analisis dilakukan dengan uji beda menggunakan Independent
Sample t-Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang
signifikan pada ketiga rasio profitabilitas antara kedua perusahaan. PT. Mayora
Indah Tbk mengalami peningkatan kinerja selama periode penelitian, sementara
PT. Unilever Indonesia Tbk mengalami penurunan, terutama setelah munculnya
aksi boikot pada akhir 2023. Temuan ini dapat dijelaskan melalui teori sinyal,
dimana penurunan kinerja Unilever memberi sinyal negatif bagi investor,
sedangkan peningkatan kinerja Mayora menjadi sinyal positif. Hasil temuan ini
juga mengindikasikan bahwa persepsi publik terhadap citra perusahaan dapat
mempengaruhi kinerja keuangan secara langsung. Namun demikian, penulis juga
menyadari bahwa hasil penelitian ini kemungkinan turut dipengaruhi oleh faktor
lain seperti strategi internal perusahaan maupun kondisi ekonomi secara umum
yang tidak dianalisis secara spesifik dalam penelitian ini. Oleh karena itu, penelitian
lanjutan sangat disarankan.
Kata kunci: Rasio Profitabilitas, Return On Asset, Return On Equity, Net Profit
Margin, Aksi Boikot