Abstak
Dendi Riyadhussholihin
131105120280
Jalan merupakan infrastruktur yang menghubungkan satu daerah dengan daerah
lain yang sangat penting dalam sistem pelayanan masyarakat (Wirahadikusumah,
2007). Berdasarkan hasil survey di Jalan Bogor Baru Kecamatan Bogor Tengah
Kota Bogor yang mempunyai panjang jalan 6.50km ini masih menggunakan type
perkerasan lentur (aspal), yang dimana kondisi jalan tersebut telah mengalami
kerusakan yang mengakibatkan terganggunya laju kendaraan. Peningkatan jalan
menggunakan perkerasan kaku merupakan cara yang tepat untuk mengatasi
kerusakan yang terjadi di Jalan Bogor Baru Kecamatan Bogor Tengah.
Peningkatan jalan tersebut direncanakan menggunakan metode NAASRA
(National Association of Australian State Road Authorities) tahapan yang dicari
yaitu menghitung nilai CBR atau Modulus Reaksi Tanah Dasar (k), menghitung
kekuatan beton yang digunakan untuk lapisan perkerasan, dan menghitung lalu
lintas rencana. Dan material yang digunakan untuk struktur jalan ini adalah beton
bertulang dengan mutu beton K-350 dengan ketebalan minimal 16cm. Tulangan
yang digunakan yaitu tulangan memanjang Ø16mm - 600mm, tulangan melintang
Ø25mm - 32 mm, Dowel(ruji) Ø32 mm - 300mm panjang 450mm dan Tie bar
Ø16mm - 500mm.
Kata kunci: Perencanaan peningkatan jalan, Tebal perkerasan kaku