Abstak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kinerja keuangan terhadap
harga saham pada perusahaan subsektor farmasi yang terdaftar di Bursa Efek
Indonesia (BEI) periode tahun 2020–2025. Kinerja keuangan dalam penelitian ini
diukur dengan Current Ratio (CR), Return On Equity (ROE), dan Debt to Equity
Ratio (DER). Jenis data yang digunakan adalah data kuantitatif dengan pendekatan
deskriptif. Sumber data yang digunakan merupakan data sekunder berupa laporan
keuangan dan data harga saham yang diperoleh dari situs resmi Bursa Efek
Indonesia. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan subsektor farmasi yang
terdaftar di BEI, dengan jumlah sampel sebanyak 6 perusahaan yang dipilih
menggunakan teknik purposive sampling. Teknik analisis data yang digunakan
adalah analisis regresi data panel dengan pemilihan model melalui uji chow dan uji
hausman serta dilakukan uji asumsi klasik yang meliputi uji normalitas, uji
multikolinearitas, uji autokorelasi dan uji heteroskedastisitas. Pengujian hipotesis
dilakukan melalui uji parsial (uji t), uji simultan (uji F) dan koefisien determinasi
(R²). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial variabel Current Ratio dan
Return On Equity tidak berpengaruh signifkan terahadap harga saham namun
variabel Debt to Equity Ratio berpengaruh signifikan terhadap harga saham. Secara
simultan Current Ratio, Return On Equity, dan Debt to Equity Ratio berpengaruh
signifikan terhadap harga saham.
Kata Kunci: Current Ratio, Debt to Equity Ratio, Harga Saham, Return on Equity,
Subsektor Farmasi