Back


Detail Data

Fakultas FAKULTAS ILMU KESEHATAN
Program Studi KESEHATAN MASYARAKAT
Judul IDENTIFIKASI BAHAYA DAN PENILAIAN RISIKO DI PABRIK TAPIOKA KAMPUNG RAMBAY KOTA BOGOR TAHUN 2024
Tahun 2025
Tanggal Input 24 Nov 2025, 08.39



Abstak

Percepatan industrialisasi sering kali diiringi dengan meningkatnya potensi
kecelakaan kerja, terutama di sektor home industry seperti pabrik tapioka. Di pabrik
tapioka Kampung Rambay Kota Bogor, berbagai potensi bahaya ditemukan mulai dari
proses panen hingga pengemasan. Penelitian ini bertujuan untuk
mengidentifikasi bahaya dan menilai risiko menggunakan metode HIRADC
(Hazard Identification, Risk Assessment, and Determining Control) serta
merancang langkah pengendalian yang efektif untuk meningkatkan keselamatan
dan kesehatan kerja (K3).
Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan semi
kuantitatif. informan dalam penelitian ini adalah pemilik pabrik, pekerja, dan
masyarakat sekitar, dengan total 11 informan yang dibagi menjadi informan kunci,
utama, dan pendukung. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara
mendalam, serta analisis dokumen. Instrumen penelitian meliputi pedoman
wawancara dan lembar HIRADC. Analisis data dilakukan dengan menentukan nilai
likelihood dan severity untuk menghitung tingkat risiko.
Penelitian ini mengidentifikasi 89 potensi bahaya di pabrik, dengan rincian
2 bahaya tingkat risiko merah, 24 bahaya tingkat risiko jingga, 45 bahaya tingkat
risiko kuning, dan 18 bahaya tingkat risiko hijau. Potensi bahaya meliputi risiko
fisik, kimia, biologi, ergonomi, dan psikososial. Upaya pengendalian yang
diusulkan meliputi eliminasi bahaya, substitusi, kontrol teknis, kontrol
administratif, serta penggunaan alat pelindung diri (APD). Implementasi langkah
langkah pengendalian ini diharapkan dapat mengurangi risiko kecelakaan kerja
secara signifikan.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa sebagian besar bahaya di pabrik dapat
dikendalikan melalui langkah-langkah strategis berdasarkan hierarki pengendalian.
Disarankan agar pabrik meningkatkan pengawasan terhadap penggunaan APD,
menyediakan pelatihan K3 bagi pekerja, dan memperbaiki infrastruktur penunjang
K3. Penelitian lebih lanjut dapat difokuskan pada pengembangan teknologi
produksi yang lebih aman dan efisien.

Kata Kunci : HIRADC, identifikasi bahaya, keselamatan dan kesehatan kerja,
pabrik tapioka, penilaian risiko.