Back


Detail Data

Fakultas FAKULTAS ILMU KESEHATAN
Program Studi KESEHATAN MASYARAKAT
Judul FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KELELAHAN KERJA PADA PEKERJA SAFETY DEPARTMENT DI PT INDOCEMENT TUNGGAL PRAKARSA CITEUREUP
Tahun 2026
Tanggal Input 14 Aug 2026, 15.34



Abstak

Dwi Novitri Anggraeni
221107012519


Kelelahan kerja merupakan salah satu permasalahan kesehatan kerja yang paling
sering dijumpai di berbagai sektor industri dan hingga saat ini masih menjadi
tantangan besar dalam penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3). Tujuan
penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kelelahan
kerja pada pekerja safety department di PT Indocement Tunggal Prakarsa Citeureup
tahun 2026. Penelitian ini merupakan jenis penelitian analitik kuantitatif yang
menggunakan pendekatan desain cross sectional bertujuan untuk melihat hubungan
antara variabel dependen (kelelahan kerja) dengan variabel independen (usia, masa
kerja, status gizi, status pernikahan, status merokok dan beban kerja mental). Teknik
pengambilan sampel diperoleh secara total sampling atau sampling jenuh dari
jumlah sampel sebanyak 71 pekerja safety department. Analisis data yang
dilakukan adalah analisis univariat dan bivariat dengan menggunakan uji chi
square. Instrument penelitian yang digunakan untuk variabel kelelahan yaitu
Subjektive Self Ranting Test dari industrial Fatigue Research Committee (IFRC) dan
untuk beban kerja mental menggunakan NASA TLX. Hasil penelitian menunjukan
usia (p-value= 0,059), masa kerja (p-value= 1,000), status pernikahan (p-value=
0,258), status merokok (p-value = 1,000), status gizi (p-value= 0,567), beban kerja
mental (pvalue= 0,000) dengan kelelahan kerja. Maka dari hasil penelitian terdapat
hubungan antara beban kerja mental dengan kelelahan kerja dan tidak terdapat
hubungan antara usia, masa kerja, status pernikahan, status merokok dan status gizi
dengan kelelahan kerja.
Kata kunci : kelelahan kerja, beban kerja mental, safety department


Work fatigue is one of the most frequently encountered occupational health issues
in various industrial sectors and remains a significant challenge in the
implementation of occupational safety and health (OSH) to this day. The purpose
of this study is to identify the factors associated with work fatigue among safety
department workers at PT Indocement Tunggal Prakarsa Citeureup in 2026. This
research is a type of quantitative analytical study that uses a cross-sectional design
approach aimed at examining the relationship between the dependent variable
(work fatigue) and the independent variables (age, length of service, nutritional
status, marital status, smoking status, and mental workload). The sampling
technique was obtained thru total sampling or saturated sampling from a total of 71
workers in the safety department. The data analysis conducted was univariate and
bivariate analysis using the chi-square test. The research instruments used for the
fatigue variable were the Subjective Self-Rating Test from the Industrial Fatigue
Research Committee (IFRC) and the NASA TLX for mental workload. The
research results show age (p-value= 0.059), length of service (p-value= 1.000),
marital status (p-value= 0.258), smoking status (p-value= 1.000), nutritional status
(p-value= 0.567), and mental workload (p-value= 0.000) in relation to work fatigue.
Therefore, based on the research results, there is a relationship between mental
workload and work fatigue, and there is no relationship between age, tenure, marital
status, smoking status, and nutritional status with work fatigue.
Keywords: work fatigue, mental workload, safety department


Preview