Abstak
ANALISIS KEBUTUHAN DAN PENEMPATAN FASILITAS
VARIABLE MESSAGE SIGNS DI KOTA DAN KABUPATEN BOGOR.
Bogor merupakan kawasan padat penduduk terbesar di Indonesia. Padatahun 2016
menurut Badan Pusat Statistik kota Bogor memiliki jumlah penduduk sebanyak
1.064.687 jiwa dan kabupaten bogor memiliki jumlah penduduk sebanyak
5.587.390 jiwa, dengan kepadatan penduduk yang tinggi, maka menyebabkan
kemacetan yang sangat tinggi juga. penelitian ini bertujuan untuk memperoleh
jumlah kebutuhan VMS untuk penempatan dan titik lokasi fasilitas VMS.
Berdasarkan analisis kebutuhan fasilitas VMS pada jalan nasional di kota Bogor
maka responden yang mau menggunakan angkutan umum jika terpasang VMS
sebesar 80?n ragu-ragu jika menggunakan angkutan umum jika terpasang
VMS sebesar 20?n di kabupaten Bogor maka responden yang mau
menggunakan angkutan umum jika terpasang VMS sebesar 80%, ragu-ragu jika
menggunakan angkutan umum jika terpasang VMS sebesar 5%, menggunakan
mode lain sebesar 10?n tidak mengisi sebesar 5?n di kota Bogor yang
sudah terpasang ada 3 titik VMS, yaitu di jalan keluar toll Bogor kearah
Baranangsiang, jalan Jenderal Sudirman dan pertigaan jalur Tajur. Adapun usulan
lokasi dan jenis pemasangan VMS yang berjumlah 3 buah yaitu di Jalan Raya
Bogor (Simpang BORR) (-6.563012, 106.811080), Jalan Raya Dramaga
(Simpang Laladon) (-6.572269, 106.748887) serta Jalan Baru (Simpang Yasmin )
(-6.554827, 106.777242) serta di wilayah kabupaten Bogor yang berjumlah 3
buah yaitu berada di Jalan Raya Bogor (Simpang Sentul (-6.518748, 106.835627),
Simpang Pemda (-6.485707, 106.843526) dan Simpang Cibinong (-6.465811,
106.855092). Setelah itu kepada Dinas Perhubungan agar segera dibangun VMS
secepatnya agar bermanfaat untuk pengguna kendaraan di kota dan kabupaten
Bogor dan dibangun jaringan fiber optic pada jalan nasional yang belum terpasang
jaringan fiber optic agar bisa segera terpasang VMS
Kata kunci: Desire Line, Fiber Optic, Penempatan, Survey, Variable Message Signs