Abstak
Proses pembelajaran yang dilaksanakan di SD Negri Sindang Rasa Kota Bogor
masih konvensional, hal tersebut karena tidak adanya media untuk
mempermudah proses pembelajaran. Pembelajaran dirasa membosankan
sehingga siswa yang tidak memperhatikan guru, memilih untuk mengganggu
temannya, hal tersebut membuat kegiatan belajar tidak optimal. Oleh karena itu,
dalam penelitian ini peneliti mengembangkan media video pembelajaran
menggunakan sparkol dengan tujuan memudahkan peserta didik dalam proses
pembelajaran karna didalam media ini terdapat banyak animasi dan gambar yang
menarik yang sesuai dengan materi pembelajaran. Penelitian ini menggunakan
pendekatan Reseach and Development (R&D) model pengembangan ADDIE
yang terdiri dari lima tahapan yaitu analysis, design, development, implementasi,
dan evalution. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negri Sindang Rasa
Kota Bogor. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini
adalah obeservasi, wawancara, dan angket. Kelayakan media video sparkol pada
materi cahaya dan sifat-sifatnya menurut ahli materi dinyatakan sangat layak
dengan persentase 92%, dan menurut ahli desain dinyatakan sangat layak,
dengan persentase 88%, menurut ahli media layak dengan persentase 76%, dan
menurut ahli bahasa dinyatakan sangat layak dengan persentase 82%. Uji coba
perorangan dikatagorikan sangat layak dengan persentase 85%, dan uji
kelompok kecil dikatagorikan sangat layak dengan persentase 90%. Keseluruhan
hasil rekapitulasi angket pada seluruh tahapan mendapatkan katagori sangat
layak dengan persentase 85%.
Kata Kunci: Media sparkol, Reseach and Development (R&D), ADDIE.