Abstak
Bahasa Sunda sebagai salah satu bahasa daerah memiliki peranan penting dalam
pelestarian budaya lokal. Saat ini eksistensi Bahasa Sunda, menghadapi tantangan yang
cukup serius akibat adanya dominasi bahasa asing dalam aktivitas sehari-hari yang
berdampak pada jumlah penutur Bahasa Sunda dari kalangan generasi muda yang semakin
menurun. Minimnya penggunaan Bahasa Sunda dalam kehidupan sehari-hari khususnya
bagi para siswa yang berdomisili di lingkungan perkotaan, serta penggunaan metode
pembelajaran yang kurang menarik dalam pembelajaran Bahasa Sunda menyebabkan
rendahnya minat siswa dalam mempelajari Bahasa Sunda sehingga, kemampuan berbahasa
Sunda yang dimiliki oleh siswa masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
langkah-langkah penerapan dan efektivitas media pembelajaran interaktif modul Canva
berbasis QR Code dalam meningkatkan kemampuan berbahasa Sunda siswa kelas IV SD
Al Ghazaly. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas model Kemmis
dan Mc Taggart. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa langkah-langkah penerapan
media yang telah dilaksanakan sudah sangat strategis, terbukti dengan adanya peningkatan
dalam setiap aspek kemampuan berbahasa Sunda siswa di akhir siklus yang mencapai
angka ?75%, selain itu aktivitas siswa dan guru dalam kegiatan pembelajaran juga
mengalami peningkatan yang signifikan. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa
inovasi media pembelajaran interaktif modul Canva berbasis QR Code tidak hanya
memberikan langkah-langkah strategis dan sistematis untuk dilakukan, tetapi juga terbukti
efektif dalam meningkatkan kemampuan berbahasa Sunda siswa.
Kata Kunci: Kemampuan Berbahasa Sunda, Media Pembelajaran Interaktif, Modul Canva
Berbasis QR Code