Abstak
HUBUNGAN POSISI, DURASI, DAN BEBAN KERJA FISIK DENGAN
KELUHAN LOW BACK PAIN PADA PEKERJA ANGKUT BARANG
DI PT. MULTI LINTAS PERSADA TAHUN 2023
Nadhira Hasya Ashari
191107011091
Low Back Pain merupakan masalah kesehatan secara global yang terbesar kedua di
dunia setelah influenza. WHO melaporkan pada tahun 2020 penderita LBP sekitar
619 juta orang di dunia dengan proyeksi 843 juta orang pada tahun 2050. Nyeri LBP
dirasakan sebagai rasa sakit, tegangan, ataupun rasa kaku di bagian punggung bawah.
Nyeri ini dapat meningkat dalam waktu yang lama akibat posisi kerja yang tidak
sesuai pada saat duduk maupun berdiri, metode menunduk yang salah, atau
mengangkut benda yang sangat berat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
hubungan posisi, durasi, dan beban kerja fisik dengan keluhan LBP pada pekerja
angkut barang di PT. Multi Lintas Persada Kabupaten Bogor Tahun 2023. Penelitian
ini menggunakan jenis penelitian kuantitaif dengan desain Cross Sectional. Teknik
pengambilan sampel menggunakan total sampling dengan jumah sampel sebanyak 38
pekerja. Analisis data menggunakan uji chi-square dengan menggunakan kuesioner.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara posisi kerja (p-value
= 0,141), beban kerja fisik (p-value = 0,065) dan durasi kerja (p-value = 0,511)
dengan keluhan low back pain. Kesimpulan dari penelitian ini tidak adanya hubungan
antara posisi kerja, beban kerja fisik dan durasi kerja dengan keluhan low back pain.
Saran yang diberikan penulis yaitu pemeriksaan kesehatan pada tenaga kesehatan
atau medis, peregangan sebelum bekerja, disela-sela waktu kerja dan sesudah bekerja,
membuat poster cara mengangkat beban dengan posisi yang benar dan menyediakan
alat bantu seperti, troley atau kereta dorong.
Kata Kunci : nyeri punggung bawah, posisi, durasi, beban kerja fisik, angkut barang