Abstak
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar matematika siswa
kelas IV di SDN Kayumanis 1 Kota Bogor, khususnya pada materi bangun ruang.
Berdasarkan hasil observasi awal, sebagian besar siswa masih mengalami kesulitan
dalam memahami konsep matematika, kurang aktif dalam proses pembelajaran,
serta belum mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Kondisi tersebut
menunjukkan bahwa pembelajaran masih berpusat pada guru dan belum
menerapkan pendampingan belajar yang sesuai dengan kemampuan siswa.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan konsep Zone of Proximal
Development (ZPD) dalam pembelajaran matematika serta mengetahui
peningkatan hasil belajar siswa melalui penerapan konsep tersebut. Penelitian ini
menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan
McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan subjek penelitian sebanyak
27 siswa kelas IV. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes hasil
belajar, dan dokumentasi. Penerapan konsep ZPD dilakukan melalui strategi
scaffolding dengan memberikan bantuan belajar secara bertahap sesuai tingkat
kemampuan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan konsep ZPD
mampu meningkatkan keaktifan siswa dalam proses pembelajaran, membantu
siswa memahami konsep bangun ruang dengan lebih baik, serta meningkatkan hasil
belajar matematika pada setiap siklus. Dengan demikian, penerapan konsep ZPD
melalui strategi scaffolding efektif dalam meningkatkan hasil belajar matematika
siswa kelas IV di SDN Kayumanis 1 Kota Bogor.
Kata Kunci: Zone of Proximal Development (ZPD), scaffolding, hasil belajar
matematika, bangun ruang, pembelajaran matematika.