Abstak
Jelita Mega Sukmawati 181107010796
SIKAP DAN TINDAKAN PETUGAS PADA PENANGANAN KASUS
TANTRUM ANAK DENGAN GANGGUAN AUTIS DI PANTI
PENYANDANG DISABILITAS RUMAH AZAKI
Di Indonesia tahun 2015 diperkirakan terdapat kurang lebih 12.800 anak
penyandang autisme atau 134.000 penyandang spektrum Autis. Pusat Data
Statistik Sekolah Luar Biasa mencatat jumlah siswa autis di Indonesia pada
tahun 2019 sebanyak 144.102 siswa, Angka tersebut naik dibanding tahun 2018
tercatat sebanyak 133.826 siswa autis di Indonesia (Kemendikbud, 2019).
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sikap dan tindakan petugas pada
penanganan kasus tantrum anak dengan gangguan autis di panti penyandang
disabilitas Rumah Azaki. Jenis penelitian yang digunakan oleh peneliti adalah
penelitian kualitatif, dengan menggunakan metode deskriptif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sikap yang ditunjukkan berupa emosi
kemarahan yang dilampiaskan kepada anak yang tantrum. Selain sikap, tindakan
seperti memukul dengan tangan kosong, mencubit dan memilin telinga,
pengurus dan guru mengetakan pernah melakukan tindakan tersebut, tujuannya
untuk memberikan efek jera dan sebagai hukuman pada anak. Pengurus dan guru
mengaku bahwa setelah anak diberi sikap dan tindakan serta hukuman fisik,
tantrum akan reda dan anak akan menjadi penurut, hal tersebutpun dianggap
efektif dalam penaganan kasus tantrum. Namun beberapa guru beberapa guru
berpendapat bahwa tindakan tersebut kurang tepat, karena anak bisa mengalami
luka dan trauma.
Kata Kunci: Autis, Sikap, Tantrum, Sikap dan Tindakan