Abstak
Imunisasi dasar lengkap merupakan salah satu langkah pencegahan penting untuk
melindungi anak dari penyakit menular yang berbahaya. Meskipun program
imunisasi telah dilaksanakan secara nasional, cakupan di setiap wilayah masih
menunjukkan variasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat
kelengkapan imunisasi dasar dan hubungan antara faktor-faktor seperti pendidikan
ibu, pekerjaan ibu, dukungan suami, serta peran petugas kesehatan terhadap
keberhasilan imunisasi di wilayah kerja Puskesmas Semplak. Penelitian ini
menggunakan desain cross-sectional dengan pendekatan kuantitatif. Populasi yang
sebanyak 644 dengan besar sampel 96 ibu yang memiliki anak usia 18-24 bulan dan
dipilih melalui teknik simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan
menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data
dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa 97,9% anak telah mendapatkan imunisasi dasar
secara lengkap. Terdapat hubungan yang signifikan antara peran petugas kesehatan
(p=0.007) terhadap kelengkapan imunisasi dasar anak. Namun, tidak terdapat
hubungan yang signifikan antara tingkat pendidikan ibu (p=1.000), status pekerjaan
ibu (p=1.000) dan dukungan suami (p=0.177) dengan kelengkapan imunisasi.
Dapat disimpulkan bahwa keberhasilan imunisasi dasar di wilayah kerja Puskesmas
Semplak tergolong sangat tinggi. Meskipun faktor pendidikan, status pekerjaan ibu
dan dukungan suami tidak signifikan secara statistik, ketiganya tetap memiliki
kontribusi positif. Peran petugas kesehatan terbukti berpengaruh secara signifikan
terhadap keberhasilan imunisasi sehingga perlu ditingkatkan melalui edukasi
berkelanjutan, pendekatan interpersonal, serta penguatan kolaborasi antara
keluarga dan tenaga kesehatan.
Kata Kunci : imunisasi dasar, dukungan suami, peran petugas kesehatan.
Bahan Bacaan : 4 buku, 24 jurnal, 25 website, tahun 2012-2024