Abstak
Firmansyah
12215110474
Jalan Jendral Sudirman Kota Bogor yang menyandang status sebagai jalan protokol
yang membentang lurus dari gerbang Istana Bogor sampai tugu air mancur sepanjang ± 1,5 Km menjadi salah satu jalan yang bersinggungan langsung dengan Sistem Satu Arah (SSA) yang diterapkan oleh Pemerintah Kota Bogor, jalan Jendral sudirman ini cukuplah padat dikarenakan terdapat beberapa titik pusat keramaian seperti fasilitas kesehatan, fasilitas hiburan, fasilitas keamanan, selain itu jalan jendral sudirman juga bersimpangan langsung dengan jalan RE. Martadinata, Jalan Pemuda, dan Jalan Ahmad Yani yang menjadi akses menuju pusat Kota Bogor. Oleh karena itu tujuan dari evaluasi kinerja ruas jalan ini untuk memperoleh kinerja ruas jalan Jendral Sudirman sebelum dan sesudah sistem satu arah (SSA) dan memperoleh tingkat pelayanan jalan Pada Jl Jendral Sudirman. Untuk mengetahui berapa tingkat pelayanan jalan. tersebut maka dilakukan kajian mengenai evaluasi kinerja jalan ruas jalan yang digunakan untuk mengetahui
tingkat pelayanan jalan dan kapasitas jalan yang masuk atau keluar dari atau masuk ke jl Jendral Sudirman. Data yang digunakan adalah seperti volume kendaraan, dan geometri jalan. Output dari model ini adalah kuantitas kendaraan kendaraan dalam satuan mobil penumpang, kapasitas jalan serta tingkat pelayanan jalannya. Sehingga dapat disimpulkan bahwa tingkat pelayanan pada jam sibuk kerja maupun jam libur kerja setelah adanya SSA meningkat yang sebelumnya pada hari kerja 0.51 menjadi 0.67 pada segmen 3 dengan tingkat pelayanan di Jl. Jendral Sudirman sesudah maupun sebelum SSA menurut MKJI 1997 bernilai C arus stabil namun kecepatan dan kendaaraan dikendalikan dengan nilai VCR antara 0,45-0,74.
Kata Kunci: Volume, Kendaraan, Tingkat Pelayanan