Back


Detail Data

Fakultas FAKULTAS AGAMA ISLAM
Program Studi PENDIDIKAN GURU MADRASAH IBTIDAIYAH
Judul KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS 4 PADA PELAJARAN IPA KURIKULUM MERDEKA DI SDI AL-AZHAR 27 CIBINONG KABUPATEN BOGOR
Tahun 2024
Tanggal Input 29 Oct 2025, 13.33



Abstak

Gina Nurkamilah
201105050153
Dunia pendidikan saat ini sudah memasuki abad 21 sehingga proses pembelajaran
bukan lagi berpusat pada guru, tetapi berpusat pada siswa. Pembelajarannya juga
menekankan pada empat kemampuan utama, salah satunya kemampuan berpikir
kritis. Pembelajaran yang menggunakan kemampuan berpikir kritis, yaitu IPA.
Berdasarkan hasil PISA tahun 2018 yang dibuat OECD dalam kategori sains, negara Indonesia berada pada peringkat rendah, yaitu ke-71. Sehingga kemampuan berpikir kritis siswa perlu ditingkatkan, terutama dalam pembelajaran IPA kurikulum Merdeka. Kemampuan berpikir kritis siswa berbeda-beda sesuai dengan tingkatannya. Maka guru harus bisa merencanakan pembelajaran untuk membuat siswa aktif dalam belajar sesuai dengan kebutuhan, minat, dan bakatnya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kemampuan berpikir kritis siswa pada pelajaran IPA kurikulum Merdeka. Penelitian ini
menggunakan metode campuran jenis concurrent triangulation dengan eksperimen one-group design, dan hanya mengambil 30 responden di kelas 4 SDI Al-Azhar 27. Instrumen pengumpulan data kuantitatifnya menggunakan tes, sedangkan kualitatif menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil observasi, wawancara, dokumentasi, dan uji Paired Sample Ttest dengan SPSS 26.0 for Windows. Hasil analisis kuantitatif menunjukkan nilai rata-rata kemampuan berpikir kritis siswa, sebelum menerapkan kurikulum Merdeka adalah 82,60. Sedangkan nilai rata-rata kemampuan berpikir kritis siswa, setelah menerapkan kurikulum Merdeka adalah 98,06 dengan p-value sig (2-tailed) sebesar 0,000. Maka dapat disimpulkan bahwa kurikulum Merdeka dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa.
Kata Kunci: Pendidikan, Kemampuan Berpikir Kritis, IPA, Kurikulum Merdeka


Preview