Abstak
Alfiana Safitri
2211040108113
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pemberdayaan masyarakat dan
kesejahteraan kerja dalam meningkatkan komitmen organisasi pada pekerja
outsourcing di BUMDes Citaringgul Bogor. Komitmen organisasi menjadi aspek
penting karena berkaitan dengan loyalitas, tanggung jawab, keterikatan emosional, dan
keberlangsungan pekerja dalam mendukung tujuan organisasi. Penelitian ini bertujuan
untuk menganalisis pengaruh pemberdayaan masyarakat dan kesejahteraan kerja
terhadap komitmen organisasi pekerja outsourcing di BUMDes Citaringgul Bogor,
baik secara parsial maupun simultan. Penelitian ini menggunakan pendekatan
kuantitatif dengan desain penelitian asosiatif. Data dikumpulkan melalui kuesioner
kepada pekerja outsourcing di BUMDes Citaringgul Bogor dengan jumlah responden
sebanyak 58 orang. Teknik analisis data menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji
asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, koefisien determinasi, uji t, dan uji F
dengan bantuan program IBM SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
pemberdayaan masyarakat berpengaruh positif dan signifikan terhadap komitmen
organisasi. Kesejahteraan kerja juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap
komitmen organisasi. Secara simultan, pemberdayaan masyarakat dan kesejahteraan
kerja berpengaruh signifikan terhadap komitmen organisasi dengan nilai Adjusted R
Square sebesar 0,582, yang berarti kedua variabel mampu menjelaskan komitmen
organisasi sebesar 58,2%, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh variabel lain di luar
penelitian ini. Temuan ini memberikan kontribusi bahwa peningkatan komitmen
organisasi dapat dilakukan melalui pemberdayaan masyarakat yang melibatkan pekerja
secara aktif dalam organisasi serta peningkatan kesejahteraan kerja yang menciptakan
rasa nyaman, aman, dan loyalitas pekerja terhadap organisasi. Kesimpulan dari
penelitian ini adalah pemberdayaan masyarakat dan kesejahteraan kerja memiliki peran
penting dalam meningkatkan komitmen organisasi pada pekerja outsourcing di
BUMDes Citaringgul Bogor. Implikasinya, organisasi perlu memperkuat keterlibatan
pekerja dan meningkatkan kesejahteraan kerja secara berkelanjutan. Penelitian
selanjutnya disarankan untuk menambahkan variabel lain, seperti budaya organisasi,
lingkungan kerja, kepuasan kerja, kompensasi, dan disiplin kerja agar hasil penelitian
menjadi lebih komprehensif.
Kata Kunci: Pemberdayaan Masyarakat, Kesejahteraan Kerja, Komitmen Organisasi.
This research was motivated by the importance of community empowerment
and work welfare in improving organizational commitment among outsourcing
workers at BUMDes Citaringgul Bogor. Organizational commitment is an important
aspect because it is related to loyalty, responsibility, emotional attachment, and the
sustainability of workers in supporting organizational goals. This study aims to analyze
the influence of community empowerment and work welfare on organizational
commitment among outsourcing workers at BUMDes Citaringgul Bogor, both partially
and simultaneously. This study used a quantitative approach with an associative
research design. Data were collected through questionnaires distributed to 58
outsourcing workers at BUMDes Citaringgul Bogor. The data analysis techniques used
validity tests, reliability tests, classical assumption tests, multiple linear regression
analysis, coefficient of determination, t-test, and F-test with the assistance of IBM SPSS
version 25. The results showed that community empowerment had a positive and
significant effect on organizational commitment. Work welfare also had a positive and
significant effect on organizational commitment. Simultaneously, community
empowerment and work welfare had a significant effect on organizational commitment
with an Adjusted R Square value of 0.582, meaning that both variables were able to
explain organizational commitment by 58.2%, while the remaining 41.8% was
influenced by other variables outside this study. These findings indicate that increasing
organizational commitment can be achieved through community empowerment that
actively involves workers in organizational activities and through improving work
welfare that creates comfort, security, and worker loyalty toward the organization. The
conclusion of this study is that community empowerment and work welfare play an
important role in improving organizational commitment among outsourcing workers
at BUMDes Citaringgul Bogor. The implication is that organizations need to
strengthen worker involvement and continuously improve work welfare. Future
research is recommended to add other variables such as organizational culture, work
environment, job satisfaction, compensation, and work discipline in order to obtain
more comprehensive research results.
Keywords: Community Empowerment, Work Welfare, Organizational Commitment.