Back


Detail Data

Fakultas FAKULTAS TEKNIK DAN SAINS
Program Studi REKAYASA PERTANIAN DAN BIOSISTEM
Judul PENGARUH METODE PENGERINGAN TERHADAP PENURUNAN KADAR AIR DAN KUALITAS SIMPLISIA JAHE MERAH (ZINGIBER OFFICINALE VAR. RUBRUM)
Tahun 2026
Tanggal Input 01 Jul 2026, 10.20



Abstak

Jahe merah (Zingiber officinale var. rubrum) merupakan salah satu tanaman herbal
yang banyak dimanfaatkan sebagai bahan baku obat tradisional, minuman
kesehatan, dan industri pangan karena mengandung senyawa bioaktif berupa
oleoresin dan gingerol. Proses pengeringan merupakan tahapan penting dalam
pengolahan jahe merah untuk menurunkan kadar air sehingga dapat
memperpanjang masa simpan dan menjaga kualitas produk. Penelitian ini bertujuan
untuk membandingkan kualitas simplisia jahe merah yang dihasilkan melalui
metode pengeringan matahari, rumah kaca, dan oven. Penelitian menggunakan
Rancangan Acak Lengkap (RAL) non-faktorial dengan tiga perlakuan dan tiga
ulangan. Parameter yang diamati meliputi suhu dan kelembaban relatif (Rh) selama
pengeringan, kadar air, kadar abu, kadar oleoresin, benda asing, serta kondisi
berjamur dan berserangga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa suhu pengeringan
rumah kaca lebih tinggi dibandingkan pengeringan matahari, sedangkan
pengeringan oven memiliki suhu yang paling stabil. Nilai Rh tertinggi terdapat pada
pengeringan matahari dan terendah pada pengeringan rumah kaca. Hasil analisis
ANOVA menunjukkan bahwa metode pengeringan berpengaruh nyata terhadap
kadar air dengan nilai Fhitung sebesar 14,6639 lebih besar dari Ftabel 5,14325,
namun tidak berpengaruh nyata terhadap kadar abu dan kadar oleoresin.
Pengeringan oven menghasilkan kadar air terendah sebesar 10,26% sehingga
memenuhi standar mutu simplisia jahe merah, sedangkan kandungan total gingerol
tertinggi diperoleh pada pengeringan matahari sebesar 5,11%. Tidak ditemukan
benda asing pada seluruh perlakuan, sementara pertumbuhan jamur ditemukan pada
pengeringan matahari dan rumah kaca, namun tidak ditemukan pada pengeringan
oven. Berdasarkan hasil penelitian, metode merupakan metode terbaik dalam
menghasilkan jahe merah kering karena mampu menghasilkan kadar air dan kadar
oleoresin sesuai standar SNI, waktu pengeringan lebih singkat, dan bebas dari
kontaminasi jamur.

Kata kunci: Jahe merah, Pengeringan, Rumah Kaca, Oven, Kadar Air, Oleoresin.