Back


Detail Data

Fakultas FAKULTAS AGAMA ISLAM
Program Studi PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
Judul PERAN APRESIASI ORANG TUA DALAM PROSES PENDIDIKAN ANAK DI RUMAH UNTUK MEMBANGUN SIKAP PERCAYA DIRI DI KALANGAN SISWA KELAS VIII SMPN 1 KOTA BOGOR
Tahun 2023
Tanggal Input 03 Jun 2025, 13.46



Abstak

Ismy Aisah, NPM 191105010451, Peran aprsisasi orang tua dalam proses
pendidikan anak di rumah untuk membangun sikap percaya diri di kalangan siswa
kelas VIII SMP Negeri 1 Kota Bogor. Program Studi Pendidikan Agama Islam,
Fakultas Agama Islam, Universitas Ibn Khaldun Bogor. Tahun 2023.
Percaya diri penting bagi remaja karena merupakan prediktor terbaik bagi
keberhasilan seseorang di masa depan. Rasa percaya diri juga penting agar remaja
memiliki sikap positif terhadap diri sendiri dan lingkungannya, tidak menggantungkan
diri pada penilaian orang lain, serta memiliki kemandirian untuk mencapai apa yang
diinginkan. Namun pada kenyataannya, tidak semua remaja memiliki rasa percaya diri.
Banyak remaja akhir yang belum mendapatkan kepastian tentang masa depannya
sehingga menganggap masa depan mereka tidak jelas atau bahkan suram. Pandangan
abstrak remaja akan masa depan ini berkaitan dengan kecemasan tentang bagaimana
menempatkan diri dalam masyarakat. Hal lain yang mendasari adalah adanya perasaan
jika dirinya memiliki banyak kekurangan akibat sensitivitas batin yang berlebihan
sehingga takut apabila disalahkan oleh orang lain. Permasalahan lainnya yaitu sampai
saat ini belum ada media edukasi yang dapat meningkatkan rasa percaya diri remaja. Oleh
sebab itu, perlu adanya peran orang tua untuk selalu membantu dan mengapresiasi anak.
Penelitian ini memiliki latar belakang bahwa masih terdapat siswa yang mencerminkan
sikap kurang percaya diri di SMP Negeri 1 Kota Bogor, seperti malu untuk bertanya atau
menjawab saat proses belajar, susah bersosialisasi dengan teman maupun guru, tidak
adanya keberanian tampil depan kelas, dan lebih memilih menyendiri. Dalam hal ini,
apresiasi orang tua dalam pendidikan anak di rumah sangat berperan penting untuk
membangun sikap percaya diri. Penelitian ini dilakukan di SMPN 1 Kota Bogor. Sejak
Oktober 2022-Maret 2023. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif yang
bertujuan untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan dari rumusan masalah dalam penelitian ini dan mempelajari secara intensif tentang bagaimana interaksi lingkungan, posisi, serta keadaan lapangan suatu unit penelitian. Penelitian ini memiliki prinsip untuk meneliti kondisi objek yang alamiah, dengan pendekatan studi lapangan dan menggunakan teknik wawancara mendalam. Data divalidasi dengan teknik triangulasi sumber data (gabungan observasi, wawancara, dan dokumentasi). Narasumber dan informan yang ada dalam penelitian ini adalah guru, peserta didik, dan orang tua peserta didik. Temuan dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam membangun sikap percaya diri, apresiasi orang tua sangat berperan aktif sebagai motivasi anak untuk semangat belajar, pengingkatan kreativitas anak, dan peningkatan kemandirian anak. serta senantiasa memberikan contoh yang baik dalam upaya membangun sikap percaya diri tersebut. Adapun faktor-faktor yang menjadi pendukung dan penghambat dalam proses membangun sikap percaya diri adalah kerja sama antara orang tua dan anak, saling terbuka dan memahami antara orang tua dan anak, latar belakang pendidikan orang tua, pemenuhan kebutuhan anak oleh orang tua, latar belakang ekonomi, waktu luang yang orang tua berikan, kesibukan orang tua, dan lingkungan.
Kata Kunci: Apresiasi orang tua, Pendidikan, Sikap percaya diri


Preview