Abstak
Muhammad Fauzan Adhima
171105150692
Pembangunan kesehatan yang optimal memerlukan ketersediaan tenaga kesehatan
yang bermutu dan tersebar secara merata di seluruh wilayah. Puskesmas, sebagai lembaga
kesehatan primer, memainkan peran vital dalam upaya preventif dan promotif kesehatan
masyarakat. Namun, kualitas dan kinerja Puskesmas sering kali dipengaruhi oleh distribusi
tenaga kesehatan dan fasilitas yang tersedia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola sebaran Puskesmas di Kabupaten Bogor serta mengevaluasi potensi kinerja Puskesmas
dengan menggunakan Metode Perbandingan Eksponensial (MPE), hasil dari metode MPE
menunjukan bahwa Kecamatan Cibinong mendapatkan nilai MPE tertinggi, yaitu 23417. Dari
hasil klasifikasinya menunjukan untuk warna hijau kisaran Ranking 1-13, untuk yang
berwarna merah kisaran Ranking 14-26, dan untuk titik yang berwarna merah kisaran
Ranking 27-40 Dengan penerapan WebGIS, peta sebaran Puskesmas dihasilkan untuk
memudahkan identifikasi lokasi strategis serta aksesibilitas sarana kesehatan bagi
masyarakat. Metode MPE digunakan untuk menilai kinerja puskesmas berdasarkan kriteria
kriteria tertentu, termasuk ketersediaan tenaga medis dan fasilitas yang ada. Hasil dari
penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi pemerintah daerah dalam meningkatkan
kualitas pelayanan kesehatan dan memastikan distribusi yang lebih merata di Kabupaten
Bogor, guna mencapai tujuan pembangunan kesehatan yang lebih baik.
Kata Kunci: Puskesmas, Metode Perbandingan eksponensional, Tenaga Kesehatan, WebGIS