Back


Detail Data

Fakultas FAKULTAS TEKNIK DAN SAINS
Program Studi TEKNIK SIPIL
Judul PENGARUH VOLUME KENDARAAN BERMOTOR TERHADAP KEBISINGAN DI AREA SEKOLAH (STUDI KASUS : SDN PARUNG 01-02 KABUPATEN BOGOR)
Tahun 2014
Tanggal Input 26 Aug 2025, 11.40



Abstak

ABSTRAK

PENGARUH VOLUME KENDARAAN BERMOTOR TERHADAP KEBISINGAN DI AREA SEKOLAH. Aktifitas kegiatan belajar mengajar di sekolah seharusnya bebas dari gangguan suara yang diakibatkan oleh kendaraan bermotor. Menurut Peraturan Menteri Negara Lingkungan Hidup Tahun 1996 tentang Batas Tingkat Kebisingan untuk lingkungan kegiatan sekolah dan sejenisnya dibatasi maksimum 55 dB, Sekolah Dasar Negeri 01-02 Parung terletak dijala Raya Parung yang merupakan jalan nasional san sering kali mengalami kemacetan disebabkan padatnya volume kendaraan yang melintas pada jam 06.00 sampai 09.00 WIB serta pada jam 16.00 sampai 18.00. Tiga alat ukur Sound Level Meter ditempatkan masing-masing pada jarak 00.00 meter, 03.60 meter dan 0,5.00 meter dari bahu jalan ke tembok bangunan sekolah dalam pengolahan data menggunakan Micsoft excel 2010 dan program statistical product and service solution (SPSS) versi 22, hasil penelitian menunjukan volume sepeda motor, volume mobil pribadi, volume mobil angkutan umum dan angkutan barang memiliki pengaruh rendah terhadap kebisingan, dari semua perhitungan analisis didapatkan persamaan terbesar pada penelitian hari pertama titik ketiga (Sound Level Meter 3), dengan kontribusi sebesar 49,92?n tingkat kebisingan sebesar 67,8052 dB, artinya jika dilihat dari batas nilai tingkat kebisingan peraturan Menteri Negara Lingkungan Hidup, 1996. tentang Baku Tingkat Kebisingan sebesar 55 dB, berarti nilai ini melebihi ambang batas tingkat kebisingan yang diizinkan berdasarkan peraturan tersebut untuk lingkungan sekolah maksimum sebesar 55 dB

Kata-kata kunci : Kebisingan, Volume, sekolah.