Back


Detail Data

Fakultas FAKULTAS ILMU KESEHATAN
Program Studi KESEHATAN MASYARAKAT
Judul ANALISIS FAKTOR RISIKO SHARP INJURY PADA PERAWAT DI RUMAH SAKIT MEDIKA DRAMAGA KOTA BOGOR
Tahun 2025
Tanggal Input 27 Jan 2026, 09.04



Abstak

Sharp injury merupakan cedera akibat tertusuk jarum suntik atau benda tajam yang
dapat menyebabkan tenaga kesehatan terpapar patogen yang ditularkan melalui
darah, seperti virus hepatitis B (HBV), hepatitis C (HCV), dan human
immunodeficiency virus (HIV). Kasus sharp injury menjadi salah satu masalah
penting dalam keselamatan kerja tenaga kesehatan di rumah sakit. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor risiko yang berhubungan dengan kejadian
sharp injury pada perawat di Rumah Sakit Medika Dramaga Bogor. Penelitian ini
menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Populasi
dalam penelitian ini berjumlah 151 perawat, dan sebanyak 105 orang dijadikan
sampel penelitian yang diambil menggunakan teknik proportional stratified
convenience sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner yang mencakup
variabel sharp injury, pengetahuan, pelatihan K3, dan unsafe action. Hasil uji
statistik menggunakan chi-square menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara
usia perawat (p = 0,000), pelatihan K3 (p = 0,003), serta beban kerja (p = 0,004)
dengan kejadian sharp injury. Faktor usia, pelatihan K3, dan beban kerja memiliki
hubungan dengan kejadian sharp injury pada perawat sehingga pihak rumah sakit
untuk meningkatkan pelatihan K3 secara rutin, menyesuaikan beban kerja perawat
agar tidak berlebihan, serta mempertimbangkan faktor usia dalam penempatan
tugas guna meminimalkan risiko terjadinya sharp injury.

Kata kunci: sharp injury, perawat, usia, pelatihan K3, beban kerja, rumah sakit
Bahan bacaan: 5 buku, 38 jurnal, tahun 2013-2024