Abstak
Novi Yanti
191104010816
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui prediksi financial distress pada
perusahaan sub sektor perkebunan dengan menggunakan metode Altman Z-Score,
Springate, dan Zmijewski serta mengetahui tingkat akurasi dan tipe kesalahan dari
ketiga metode tersebut. Populasi dalam penelitian ini yaitu 19 perusahaan.
Kemudian, diperoleh sampel dalam penelitian ini dengan menggunakan teknik
purposive sampling sebanyak 44 sampel dari 11 perusahaan sub sektor perkebunan
yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2018-2021. Sumber data yang
digunakan dalam penelitian ini menggunakan data sekunder berupa laporan
keuangan perusahaan dari website resmi Bursa Efek Indonesia serta website
masing-masing perusahaan. Teknik analisis yang digunakan yaitu teknik analisis
deskriptif kuantitatif dengan menggunakan rasio keuangan dari metode Altman ZScore, Springate dan Zmijewski. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa metode
Springate memiliki tingkat akurasi sebesar 75%, metode Altman sebesar 43%, dan
metode Zmijewski sebesar 36%. Dapat dikatakan bahwa metode Springate adalah
metode yang paling akurat untuk memprediksi kondisi financial distress pada
perusahaan perkebunan periode 2018-2021.
Kata Kunci: Altman Z-Score, Springate, Zmijewski