Abstak
ANALISIS FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PENERAPAN
PEMILAHAN LIMBAH MEDIS PADAT PADA PEKERJA
DI KLINIK YONKES 1 KOSTRAD TAHUN 2025
BINTANG YANDIRA PERMATA M
Penerapan pengelolaan limbah medis padat penting untuk mencegah infeksi silang
dan pencemaran lingkungan. Namun, banyak tenaga kesehatan belum
mengoptimalkan pemilahan limbah medis. Penelitian ini mengkaji faktor yang
berhubungan dengan penerapan pemilahan limbah medis padat di Klinik Yonkes 1
Kostrad. Metode penelitian ini deskriptif analitik dengan pendekatan cross-sectional.
Populasi mencakup 34 pegawai seluruhnya menjadi sampel metode jenuh. Data
dikumpulkan melalui kuesioner dan observasi. Untuk analisis data dilakukan uji
Fisher Exact. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 17 individu (50,0%)
melaksanakan pemilahan limbah medis padat dengan penerapan pemilahan limbah
medis padat secara baik, sementara 17 orang (50,0%) tidak melaksanakan dengan
baik. Hasil analisis bivariat mengindikasikan bahwa variabel pengetahuan (p = 0,000;
OR = 24), sikap (p = 0,000; OR = 120), dan kebijakan serta sanksi (p = 0,015; OR =
7) berhubungan signifikan dengan penerapan pemilahan limbah medis padat.
Variabel Jenis kelamin (p = 0,438) dan Jenis pekerjaan (p = 0,656) tidak
menunjukkan hubungan yang berarti. Dari hasil ini, dapat disimpulkan bahwa
variabel pengetahuan, sikap, serta kebijakan dan sanksi berhubungan dengan
penerapan pemilahan limbah medis padat. Oleh karena itu, diperlukan intervensi
melalui pelatihan secara rutin, penguatan kebijakan, dan pengawasan berkala untuk
meningkatkan kepatuhan terhadap penerapan pemilahan limbah medis padat.
Kata kunci:Pemilahan,Limbah medis padat, Pekerja,Standar Operasional
Prosedur