Abstak
Jeri Jaelani
161105131084
Oven outoclave merupakan bejana tekan yang di berikan tekanan dengan pemberian panas secara langsung kedalam oven autoclave, untuk energy panas menggunakan heater, memiliki keunggulan pada desain lebih sederhana dan terintegritas, keunggulan lainnya adalah penerapan hukum alamiah untuk sistem keselamatan dan biaya modal yang rendah. Komponen utama yaitu ketebalan plate 4 mm yang beroperasi pada tekanan sampai 2 bar dengan temperature maksimal 200° C. Tujuan penelitian adalah melakuakan analisa kekuatan struktur oven autoclave dengan metode penyelesain persamaan dan simulasi, kemudian dilakukan optimasi terhadap ketebalan material yang digunakan. Setelah dilakukan
analisa menggunakan penyelesaian perhitungan dan simulasi, telah didapatkan hasil persamaaan tegangan pada oven autoclave dengan tebal material 4 mm. Berdasarkan hasil nilai yield strength dari analisa perhitungan pada 2 bar menghasilkan tegangan 20,9 MPa, 10 bar sebesar 104,6 MPa, 20 bar sebesar 209,2 MPa dan di 30 bar sebesar 313,8 MPa. Sedangkan pada analisa simulasi pada 2 bar menghasilkan tegangan 21 MPa, 10 bar sebesar 103 MPa, 20 bar sebesar 206 MPa, dan di 30 bar sebesar 309 MPa. Untuk penggunaan material plat AISI 1015 dengan tebal 4 mm pada perancangan oven autoclave dengan tekanan 2 bar masih aman digunakan. Karena pada tekanan 2 bar menghasilkan yield strength sebesar 20,9 MPa (analisa perhitungan) dan 21 MPa(analisa simulasi) masih jauh dari nilai maksimal standard yaitu 325 MPa.
Kata kunci: Autoclave, Simulasi, Rancang bangun