Back


Detail Data

Fakultas FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS
Program Studi AKUNTANSI
Judul PENGAKUAN PENDAPATAN DAN BEBAN SERTA PENGARUHNYA TERHADAP KEWA.JARAN PENYAJIAN LAPORAN LABA RUGI BERDASARKAN PSAK 23 STUDI KASUS PDAM TIRTA KAHURIPAN KABUPATEN BOGOR
Tahun 2018
Tanggal Input 18 Sep 2026, 14.39



Abstak

ABSTRAK

Instrument paling utama yang ada dalam laporan laba rugi adalah
pendapatan, dimana besar kecilnya pendapatan perusahaan akan
mempengaruhi tingkat perolehan laba, pendapatan secara umum
didefinisikan sebagai arus pemasukan kas sebagai akibat dari aktifitas-
aktifitas bisnis yang dilakukan perusahaan selama periode tertentu,
pencatatan dari pada pendapatan itu sendiri harus dilakukan Oleh perusahaan
dengan menggunakan prinsip akuntansi yang benar, dimulai dari pengakuan
pendapatan, pengukuran pendapatan, pengidentifikasi transaksi sampai pada
akhirnya ditemukan hasil perhitungan pendapatan yang wajar didalam
laporan laba rugi., pengakuan, Pengukuran pendapatan dan pengidentifikasi
transaksi nantinya akan berpengaruh pada bagaimana Sistem pencatatan
biaya atau beban.
Perusahaan PDAM Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor menggunakan
dasar akrual sebagai dasar pencatatan pendapatan, dimana transaksi dan
peristiwa ekonomi diakui pada Saat kejadian. Metode pengakuan pendapatan
PDAM Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor menggunakan dua metode secara
bersamaan yaitu metode pada Saat kas dan pada Saat penjualan.
Maka pengakuan pendapatan tersebut sesuai Pernyataan Standar Akuntansi
Keuangan No 23 (revisi 2015).
Dengan ketentuan pengakuan pendapatan dan beban pada perusahaan
PDAM Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor yang telah sesuai Standar
Akuntansi Keuangan yang berlaku umum di Indonesia. Maka laporan laba
rugi yang disajikan Oleh perusahaan dalam periode pembukuan tahun 2014-
2015 dapat dikatakan wajar.
Kata Kunci Pengakuan Pendapatan dan Beban, Laporan Keuangan.

ABSTRAK

The most important instrument in the income statement is income, whereby
the size of the firm's earnings will affect the rate of profit, income is generally
defined as the cash flow flow as a result of business activities undertaken by the
company over a certain period. the recording of the income itself must be done by
the company using the correct accounting principles, starting from revenue
recognition, revenue measurement, transaction identifier until finally found the
results of reasonable calculation of income in the income statement, recognition,
Measurement of income and identifiers of transactions later will have an effect on
how the system records the cost or expense
The Tirta Kahuripan PDAM Company of Bogor Regency uses the accrual
basis as the basis for recording income, where transactions and economic events
are recognized at the time of the incident. The method of revenue recognition
PDAM Tirta Kahuripan Bogor Regency using two methods simultaneously the
method at the time of receipt of cash and at the time of sale. Hence, the
recognition of income is in accordance with Statement of Financial Accounting
Standard No. 23 (revision 2015).
With the provision of revenue and expense recognition at the company
PDAM Tirta Kahuripan Bogor Regency that has been in accordance with the
Financial Accounting Standards generally accepted in Indonesia. Then the income
statement presented by the company in the bookkeeping period 2014-2015 can be
said to be reason*
Keywords: Revenue and expense reognition, income statment




Preview