Abstak
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan mendesak akan media pembelajaran
mandiri aplikatif yang mampu mentransformasikan materi larangan pergaulan
bebas dari sebatas hafalan teoretis menjadi kesadaran konsep pemahaman 'iffah
yang mendalam pada diri peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk
mengembangkan, menguji kelayakan, serta mengukur hasil penggunaan e-modul
PAI interaktif berbasis digital dalam meningkatkan pemahaman materi dan
penguatan nilai ’iffah sebagai kontrol diri (self-control). Metode penelitian yang
digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan
ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation) di mana
pengembangan dilakukan dengan mengikuti prosedur 21 langkah menurut Branch
terhadap 30 responden kelas X SMAN 1 Bogor. Hasil penelitian menunjukkan
rekapitulasi rata-rata persentase uji kelayakan dari para ahli sebesar 90,7% (Sangat
Layak), kepraktisan oleh guru PAI sebesar 94%, dan respons operasional peserta
didik mencapai 91% (Sangat Praktis). Secara empiris, penerapan e-modul efektif
secara signifikan berdasarkan uji Wilcoxon dengan nilai Asymp. Sig. (2-tailed)
pemahaman materi sebesar 0,000 dan penguatan 'iffah sebesar 0,018 (p < 0,05).
Skor rata-rata pemahaman materi melonjak dari 68 menjadi 91 dengan N-Gain
Score sebesar 0,7394 (Kategori Tinggi), sedangkan aspek penguatan 'iffah meraih
N-Gain 0,2343 (Kategori Rendah). Kesimpulannya, produk ini valid, praktis, dan
efektif digunakan sebagai bahan ajar pendamping untuk membangun pemahaman
konsep yang kokoh sekaligus mengarahkan respons pembiasaan kontrol diri siswa.
Peneliti menyarankan peserta didik menggunakan modul ini secara berkala, serta
pihak sekolah mengintegrasikannya ke dalam program literasi mandiri secara
sistematis.
Kata Kunci:E-Modul, ’Iffah, Pendidikan Agama Islam, Pergaulan Bebas, Self
Control.