Abstak
Sistem pengkondisian tata udara sangat dibutuhkan dalam kehidupan sehari
hari, baik itu pada gedung-gedung tinggi, pusat perbelanjaan, pabrik, sekolah atau
pun kampus. karna semakin banyaknya yang memakai sistem pengkondisian tata
udara ini, untuk itu kita harus mengetahui seberapa baik performa dari mesin
pendingin tersebut, salah satunya yaitu dilakukan analisa eksergi karna dengan
analisa eksergi ini disamping lebih efisien juga dapat menunjukan lokasi degradasi
energi dan dengan begitu kita dapat mengoptimalkan performa dari system tersebut.
Penelitian ini berkaitan dengan performa dari sistem pendingin ruangan control
PLTA ir. H. juanda tipe water chiller kapasitas 300 TR. Analisa ini untuk
mengetahui efisensi eksergi dan eksergi destroyed (kehilangan eksergi) dari setiap
komponen, serta mengidentisifikasi komponen dengan eksergi destroyed terbesar
yang terjadi pada sistem. Dengan cara mengambil data pada sistem pendingin
tersebut. Hasil yang diperoleh menunjukan efisiensi eksergi terbesar terjadi pada
kondensor 95,19% disusul kompresor 95,08%, dan evaporator 90,86%. dan untuk
eksergi destroyed (kehilangan eksergi) tertinggi terdapat pada kondensor 6,77 kW,
kompresor 5,78 kW dan, evaporator 1,05 kW. eksergi destroyed (kehilangan eksergi)
bisa diakibatkan oleh perpindahan kalor dan juga gesekan yang terjadi pada masing
masing komponen tersebut.
Kata Kunci: Sistem Pendingin Type Water Chiller, Eksergi, Efisiensi, Destroyed.