Abstak
Arif Rahman Saleh
141103041295
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berapa besar Pengaruh Perjanjian Kerja Bersama dan Coaching terhadap kinerja pegawai Proses Plant UBPE Pongkor. Peneltian ini menggunakan penelitian populasi dimana seluruh pegawai yang berjumlah 45 orang dijadikan responden dengan cara menyebar kuesioner. Adapun penelitian ini menggunakan analsis regresi, korelasi, koefisien deteminasi dan uji hipotesis. Hasil analisis menunjukan Perjanjian Kerja Bersama pada pegawai Proses Plant menunjukkan hubungan yang signifikan terhadap kinerja pegawai, hal ini dapat dilihat dari hasil perhitungan analisis koefisien korelasi , R = 0,883 terletak pada interval (0,60 – 0,799), dan itu membuktikan bahwa hubungan antara variabel X1 (persepsi terhadap Perjanjian Kerja Bersama ) dan Y (persepsi terhadap Kinerja) adalah Kuat. Rumus regresi menunjukan Y = 9,692 + 0,567 X1. Dari hasil koefisien determinasi sebesar 0,779 atau (77,9 %) memberikan arti bahwa besarnya pengaruh Perjanjian Kerja Bersama terhadap kinerja sebesar 77,9%, sedangkan sisanya 22,1 % dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak dimasukkan dalam penelitian ini. Selanjutnya dari hasil uji hipotesis pada taraf kesalahan 5 ?alah t hitung = 12,313 > t tabel = 2,017, maka Ho ditolak (Ha diterima), berarti bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara Perjanjian Kerja Bersama dengan kinerja. Hasil analisis Coaching pada pegawai Proses Plant UBPE Pongkor menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan terhadap kinerja pegawai, hal ini ditunjukkan dari hasil perhitungan analisis koefisien korelasi R = 0,793 erletak pada interval (0,60 – 0,799) dan itu
membuktikan bahwa hubungan antara variabel X2 ( persepsi terhadap Coaching ) dan Y (persepsi terhadap Kinerja ) adalah Kuat. Regresi menunjukan Y = 6,124 + 0,871 X2. Dari hasil koefisien determinasi sebesar 0,629 atau (62,9%) memberikan arti bahwa besarnya pengaruh Coachingterhadap Kinerja sebesar 62,9 % , sedangkan sisanya 37,1 % dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak dimasukkan dalam penelitian ini. Selanjutnya dari hasil uji hipotesis pada taraf kesalahan 5 ?alah t hitung = 8,547 > t tabel = 2,017, maka Ho ditolak (Ha diterima), berarti bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara Coaching dengan Kinerja. Perjanjian Kerja Bersama dan Coachingyang ada pada Pegawai Proses Plant UBPE Pongkor munjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan terhadap kinerja pegawai, hal ini ditunjukkan dari hasil perhitungan analisis koefisien korelasi , R = 0,884 terletak pada interval (0,600 – 7,999) yang menunjukkan bahwa hubungan antara variabel X1 (persepsi terhadap Perjanjian Kerja Bersama) dan variabel X2 (persepsi terhadap Coaching) secara bersama-sama terhadap Y (persepsi terhadap Kinerja) adalah Kuat. Regresi menunjukan Y = 8,139 + 0,509 X1 + 0,114 X2 . Dari hasil koefisien determinasi yang disesuaikan sebesar 771 atau (77,1 %), memberikan arti bahwa besarnya pengaruh Perjanjian Kerja Bersama dan Coachig secara bersama-sama terhadap Kinerja sebesar 0,771 atau (77,1 %), sedangkan sisanya 22,9 % dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak dimasukkan dalam penelitian ini. Selanjutnya dari hasil uji hipotesis pada taraf kesalahan 5 ?alah F hitung = 75,189 > F tabel = 3,22 , maka Ho
ditolak (Ha diterima), berarti bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara Perjanjian Kerja
Bersama secara bersama-sama terhadap Kinerja pegawai Proses Plant UBPE Pongkor
Kata Kunci : Perjanjian Kerja Bersama, Coaching dan Kinerja