Back


Detail Data

Fakultas FAKULTAS ILMU KESEHATAN
Program Studi KESEHATAN MASYARAKAT
Judul ANALISIS STOK KARBON DI WILAYAH KECAMATAN NANGGUNG BERBASIS WEBGIS
Tahun 2025
Tanggal Input 02 Mar 2026, 14.02



Abstak

Peranan hutan sebagai penyerap karbon menjadi semakin penting dalam
menghadapi permasalahan pemanasan global yang dipicu oleh efek rumah kaca.
Hutan memiliki kemampuan menyerap karbondioksida (CO?) melalui proses
fotosintesis, sehingga berkontribusi dalam menjaga kestabilan iklim global.
Indonesia sebagai negara tropis memiliki potensi cadangan karbon yang tinggi,
baik pada vegetasi maupun tanah, dengan kisaran antara 61–300 ton C/ha.
Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, merupakan wilayah dengan
keanekaragaman hayati tinggi dan berfungsi sebagai daerah penyangga
lingkungan yang signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk menghitung stok
karbon di Kecamatan Nanggung menggunakan metode penginderaan jauh dengan
pendekatan klasifikasi tanpa pengawasan (unsupervised classification). Estimasi
dilakukan berdasarkan tutupan lahan yang dikelompokkan ke dalam beberapa
kategori, yaitu hutan rapat, hutan sedang, hutan jarang, dan semak belukar,
dengan asumsi bahwa 45?ri biomassa adalah karbon. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa Desa Malasari memiliki stok karbon tertinggi sebesar
495,736 ton/ha, sedangkan stok karbon terendah berada di Desa Batu Tulis
sebesar 13,679 ton/ha. Data stok karbon ini disajikan dalam bentuk webGIS untuk
mempermudah visualisasi dan pemanfaatan data spasial. Informasi ini diharapkan
dapat mendukung mekanisme perdagangan karbon sesuai Peraturan OJK No. 14
Tahun 2023 serta menjadi dasar bagi pengambilan kebijakan lingkungan dan
penelitian lanjutan dalam upaya mitigasi perubahan iklim di tingkat lokal.

Kata kunci : Cadangan Karbon, Unsupervised Classification, Tutupan Lahan,
Perdagangan Karbon, Kecamatan Nanggung, WebGIS