Abstak
Nur Arifah
191104010733
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keakuratan model Arbitrage Pricing Theory (APT) dan Three Factor Model (TFM) dalam mengestimasi return saham pada perusahaan sub sektor farmasi dengan periode Februari 2020 – Desember 2022. Populasi penelitian ini adalah seluruh saham sub sektor farmasi periode Februari 2020 – Desember 2022 dengan jumlah sampel sebanyak 9 perusahaan.
Pemilihan sampel data pada penelitian ini dilakukan secara purposive sampling. Teknik analisis data dilakukan dengan menggunakan Uji Normalitas, Uji Mean Absolute Deviation (MAD), Uji t-Test: Two-Sampel Assuming Equal Variances.
Hasil penelitian dan uji statistik menunjukkan bahwa model TFM lebih akurat dibandingkan dengan model APT karena ditunjukkan dengan nilai MAD TFM yang lebih kecil dibandingkan dengan MAD APT dan tidak terdapat perbedaan akurasi yang signifikan antara metode Arbitrage Pricing Theory (APT) dan Three Factor Model (TFM) dalam dalam mengestimasi return saham pada perusahaan sub sektor farmasi yang listing di BEI dengan periode Februari 2020 – Desember 2022.
Kata kunci: Arbitrage Pricing Theory (APT), Three Factor Model (TFM), Mean Absolute Deviation (MAD), dan Return Saham.