Abstak
Roki Syadad 191105030175
Penelitian ini mencari pengaruh konten dakwah Islam dalam bentuk meme di Instagram
terhadap perilaku Islami Generasi Z. Studi ini menggunakan akun @meme_dakwah_islam
sebagai subjek penelitian, dengan populasi Generasi Z yang terdiri dari 170 mahasiswa
KPI UIKA. Dipilih sebagai populasi (KPI UIKA) karena mahasiswa adalah Gen Z yang
mayoritas mengikuti akun tersebut. Sampel penelitian sejumlah 114 responden dipilih
dengan metode sampling menggunakan Tabel Krejcie. Penelitian ini bersifat kuantitatif,
dengan pengumpulan data melalui kuesioner berisi 20 pernyataan yang telah diuji validitas
(r hitung min. 0,206 > 0,195) dan reliabilitas (nilai 0,601 > 0,06) untuk memastikan
keandalan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden dapat
memahami pesan dakwah dalam meme dan merasa termotivasi untuk menerapkan ajaran
Islam dalam kehidupan sehari-hari. Uji normalitas dan homogenitas menunjukkan bahwa
data berdistribusi normal (signifikansi 0,158 > 0,05) dan varian populasi homogen
(signifikansi 0,125 > 0,05). Analisis regresi linear dan uji T menunjukkan bahwa konten
dakwah Islam dalam bentuk meme memiliki pengaruh signifikan terhadap perilaku Islami
Generasi Z (signifikansi 0,000 < 0,05, t hitung 7,157 > 1,659). Dengan demikian, dapat
disimpulkan bahwa dakwah Islam melalui meme di Instagram dapat efektif dalam
mencapai dan memengaruhi perilaku Islami Generasi Z. Hal ini memiliki implikasi
penting dalam menggunakan media sosial sebagai alat dakwah untuk menyebarkan ajaran
Islam kepada generasi muda.
Kata kunci: Generasi Z, Instagram, Konten Islam, Meme, Perilaku Islami.