Abstak
RATIH KURNIASARI
12218110503
ix (Jumlah Halaman sebelum BAB I) + 69 Halaman + 3 Tabel + 4 Lampiran
Puji syukur panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa atas segala berkat karuniaNya
yang telah diberikan kepada penuiis dapat menyusun skripsi ini dengan baik.
Penulis merasa tidak mampu menyelesaikan skripsi ini tanpa bantuan dan campur
tangan Allah SWT . Banyak kata yang tidak dapat penulis tuangkan disini karena
begitu banyak suka duka yang penulis rasakan ketika membuat skripsi ini, mulai
dari pencarian data ke setiap unit yang ada di rumah sakit X.
Rumah sakit merupakan tempat pelayanan kesehatan dalam menangani orang
sakit maupun sehat, rumah sakit sekarang ini kurang memberi perhatian yang
serius terhadap limbahnya, pengelolahan limbah yang tidak dikelola dengan baik
akan berdampak terjadinya infeksi nosokomial, timbunan sampah yang tinggi dan
kepuasan pasien menurun.
Metode penelitian ini menggunakan jenis rancangan kualitatif dengan analisa
deskriptif. Populasi yang diambil yaitu Kepala rumah sakit, KaJangkes,KaUrdal. 2
petugas sanitasi . Sampel yang diambil yaitu yang terlibat dalam pengolahan
limbah cair dan padat. Instrumen menggunakan panduan wawancara mendalam
yang berisi pertanyaan terbuka, alat yang digunakan yaitu alat tulis clan alat
perekam untuk proses wawancara. Rancangan analisis data dengan cara Hasil
kegiatan wawancara direkam dengan menggunakan alat perekam dan dicatat lalu
penulis membuat matriks untuk dijadikan acuan untuk setiap kegiatan
dilapangan, Mendengarkan kembali hasil wawancara kemudian mernbuat
rangkuman lalu menganalisis hasil isi dari matriks kemudian menuangkan dalam
bentuk narasi.
Hasil wawancara ditemukan masalah yaitu belum adanya kebijakan dari kepala
rumah sakit untuk limbah cair yang sesuai standar karena menunggu persetujuan
dari dinas untuk bisa terealisasikan pembangunan ipal. sementara limbah cair
masih menggunakan septic tank yang pengelolaannya belum di pisah-pisahkan
limbah cairnya. Limbah padat sudah benar cara pemilahannya. Namun terkadang
pembuangan terakhir masih belum sesuai standar karena masih ditemukannya
bekas cairan infus bahkan terkadang ada jarum suntik di ternpat- empat
penampungan sementara. Belum ada standar operasi prosedur yang tertulis untuk
pengelola limbah. Serta pelatihan khusus menangani limbah cair dan padat.
Dengan adanya penelitian ini, maka peneliti dapat mengetahui gambaran
pengolahan lirnbah cair dan padat di rumah sakit X tahun 2014 masih jauh dari
standar yang telah ditetapkan oleh pernerintah,yang dapat dilihat dari SDM,sarana
dan prasarana.Untuk itu saran peneliti yaitu meningkatkan SDM yang
berkornpeten dibidang pengolahan limbah, membuat Sistem pembuangan limbah
cair, Perlu adanya evaluasi dan pelatihan untuk petugas pengolahan limbah cair
dan padat rumah sakit X.
Bahan Bacaan : 13 buku, 13 jurnal, 1996 - 2014