Abstak
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran orangtua dalam
menerapkan pola komunikasi demokratis serta komunikasi anak usia dini di kelas
B RA Az-Zainiyah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan
desain penelitian studi kasus. Subjek penelitian terdiri dari 5 orangtua anak usia dini
kelas B RA Az-Zainiyah dan 1 guru kelas sebagai informan pendukung. Teknik
pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi.
Analisis data menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldana yang
meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data
diuji melalui triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa orangtua telah menerapkan pola komunikasi demokratis
melalui keterbukaan dalam komunikasi, komunikasi dua arah, sikap saling
menghargai, membimbing anak dalam disiplin diri, serta melibatkan anak dalam
pengambilan keputusan sederhana. Orangtua juga berperan sebagai pendidik,
pembimbing, motivator, teladan, dan pengarah dalam mendukung perkembangan
komunikasi anak usia dini. Komunikasi anak usia dini menunjukkan adanya variasi
kemampuan, mulai dari anak yang aktif menyampaikan pendapat hingga anak yang
masih memerlukan stimulus dan dorongan dalam berkomunikasi. Perkembangan
komunikasi anak dipengaruhi oleh karakteristik individu, lingkungan keluarga, dan
lingkungan bermain anak. Dengan demikian, pola komunikasi demokratis yang
diterapkan orangtua memiliki peran penting dalam mendukung perkembangan
komunikasi anak usia dini di lingkungan keluarga maupun sekolah.
Kata Kunci: Pola komunikasi demokratis, peran orangtua, komunikasi anak, anak
usia dini.