Abstak
Kehadiran PLTN sebagai pembangkit listrik yang memiliki resiko berkaitan
dengan kemungkinan tersebarnya bahan radioaktif ke lingkungan. Meskipun
performa tingkat keselamatan PLTN yang beroperasi saat ini sangat baik
berdasarkan jumlah kecelakaan yang terjadi, namun beberapa kecelakaan reaktor
nuklir tetap menjadi bahan evaluasi dalam desain dan pembangunan PLTN,
Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam desain dan
operasi sistem perpipaan yang lebih efisien. Hasil dari analisis ini juga diharapkan
dapat memberikan panduan bagi para insinyur dalam merancang sistem perpipaan
dengan pertimbangan optimal terhadap perbandingan tekanan dan faktor friksi,
khususnya untuk perpipaan dengan penampang rectangular. Penelitian ini
dilakukan secara eksperimental menggunakan Untai Rektangular FASSIP-06
dengan variasi frekuensi pompa 10 Hz, 15 Hz dan 20 Hz untuk mengetahui friction
pada pipa. Sistem intrumentasi dan kendali selama eksperimen dilakukan dengan
menggunakan sistem akuisisi data NI-cDAQ yang ditampilkan dan dikontrol oleh
komputer melalui software Lab-View. Berdasarkan hasil perhitungan pada Re
22.476,88 nilai f mencapai 1,094, pada Re 34926,8 nilai f mencapai 0,788 dan pada
Re 48897,9 nilai f mencapai 0,484. Semakin besar Re yang diberikan maka nilai f
yang diperoleh mengalami penurunan.
Kata kunci : PLTN, frekuensi pompa, faktor friksi, bilangan non dimensi