Abstak
IKHTISAR
AINURIDLO, "persepsi ulama kecamatan ciomas kabupaten bogor tentang perkawinan wanita hamil diluar nikah" npm: 710200039. Redupnya nilai-nilai kemanusiaan itu diakibatkan dari kekuasaan ekonomi atau dominasi pandangan material atas kehidupan manusia. hubungan dan pergaulan mereka, mengutamakan aspek naluri biologis dan kesenangan ketimbang nilai-nilai insani yang memelihara dan menjaga harga diri serta martabat kehidupan mereka. Misalkan wanita mengutamakan nasfsu biologisnya daripada kebersihan dirinya, lalu bergelutlah didalam perzinaan tanpa rasa malu.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pendapat para ulama Kecamatan Ciomas mengenai hukum perkawinan wanita hamil setelah hubungan seksual diluar nikah.
Tidak semua perempuan boleh dikawain, tetapi dengan syarat perempuan ini hendakla dia bukan orang yang haram, bagi laki-laki yang akan mengawininya baik haram selama-lamanya maupun sementara.
Pernikah wanita hamil sebagai zina tidak dijelaskan dalam keduanya. oleh karena itu ternmasuk masalah ijtihadiyyah, yang memungkinkan akan timbul pandangan-pandangan dengan yang berbeda dikalangan para ulama, khususnya dikalangan ulama Kecamatan Ciomas.
Metode yang digunakan dalam peneitian ini mengunakan metode-metode deskriptif serta ditempuh melaui usaha-usaha sebagai berikut : teknik pengumpulan data mencari faktor-faktor terjadinya kehamilan, diluar nikah, wawancara dan book survey.
Faktor penyebeb timbulnya perbedaan pendapat adalah bersumber daripada perbedaan alasan-alasan yang digunakan dan dalil-dalil yang dipakai oleh masing-masih..
Faktor-faktor yang menyebabkan perbedaan pendapat adalh bersumber pada perbedaan alasan -alasan yang digunakan, dan dalil-dalil yang dipakai oleh masing-masig.
Faktor-faktor yang menyebabkan kehamialn diluar nikah di kecamatan Ciomas yaitu karena faktor lemahnya moralitas yang didorong oelh keinginan untuk mencari kelezatan sex pakaian wanita, khalawat, dan karena faktor ekonomi sosial dan budaya.