Back


Detail Data

Fakultas FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS
Program Studi MANAJEMEN
Judul PENGARUH HARGA MINYAK DUNIA DAN BI RATE TERHADAP INDEKS HARGA SAHAM GABUNGAN (IHSG) PADA PERIODE 2021-2025
Tahun 2026
Tanggal Input 03 Jun 2026, 09.31



Abstak

Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sebagai indikator kinerja pasar
modal mencerminkan kondisi perekonomian Indonesia. Perubahan IHSG
dipengaruhi oleh faktor makroekonomi seperti harga minyak dunia dan BI Rate.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh harga minyak dunia dan BI
Rate terhadap IHSG pada periode 2021-2025. Jenis data yang digunakan dalam
penelitian ini adalah data kuantitatif dan sumber data yang digunakan merupakan
data sekunder bulanan berupa harga minyak dunia jenis Brent Crude Oil yang
diperoleh melalui platform Investing.com yang menyajikan data historis pasar
keuangan dan komoditas. Sedangkan data IHSG dari Bursa Efek Indonesia (BEI),
serta BI Rate diperoleh dari Bank Indonesia. Metode analisis data pada penelitian
ini menggunakan SPSS 25 dengan melakukan uji asumsi klasik, analisis regresi
linier berganda, pengujian hipotesis secara parsial dan simultan serta uji koefisien
determinasi. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa secara parsial (Uji T) harga
minyak dunia tidak berpengaruh signifikan terhadap IHSG. Artinya, harga minyak
dunia tidak banyak memengaruhi pergerakan IHSG selama periode penelitian.
Sementara itu, BI Rate berpengaruh negatif dan signifikan terhadap IHSG, yang
menunjukkan bahwa pergerakan tingkat BI Rate menjadi salah satu pertimbangan
investor dalam mengambil keputusan investasi saham. Selain itu, hasil pengujian
secara simultan (Uji F) menunjukkan harga minyak dunia dan BI Rate berpengaruh
signifikan terhadap IHSG. Namun, kemampuan kedua variabel tersebut dalam
menjelaskan IHSG relatif kecil, sehingga masih terdapat faktor lain di luar
penelitian yang dapat memengaruhi pergerakan IHSG. Hasil penelitian ini
diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan literatur di bidang
ekonomi dan keuangan serta menjadi referensi bagi akademisi. Selain itu, penelitian
ini diharapkan dapat memberikan informasi bagi investor dalam mempertimbangkan
faktor makroekonomi dan bagi pemerintah dalam menjaga stabilitas pasar modal.

Kata kunci: Harga Minyak Dunia, BI Rate, Indeks Harga Saham Gabungan,
Regresi Linier Berganda