Abstak
Ahmad Ihwanuddin
05215410482
PT Frina Lestari Nusantara (FLN) merupakan salah satu perusahaan yang menyuplai kebutuhan produksi Original Equipment Market (OEM). Cara OEM dalam kerjasama dengan perusahaan yang bersangkutan adalah dengan memberikan order yang dibutuhkannya setiap hari. Order yang tidak bisa terpenuhi merupakan kerugian bagi PT FLN, karena itu artinya akan ada pemotongan order jika hal tersebut dibiarkan terus menerus. Perencanaan yang kurang akurat menyebabkan part accesories mobil yang dibutuhkan tidak dapat terpenuhi. Kekeliruan perencanaan menyebabkan part accesories mobil yang tidak dibutuhkan menumpuk dan akan menyebabkan banyak waktu yang terbuang. Diperoleh analisis sistem stock barang yang sedang berjalan berupa analisis kebutuhan dan rancangan sistem stock barang yang diusulkan. Metode yang dilakukan adalah menganalisis sistem stock barang yang berjalan melalui tahap-tahap yaitu analisis sistem kebutuhan dan perancangan sistem kebutuhan dan perancangan sistem stock barang menggunakan sistem waterfall. Analisis sistem kebutuhan meliputi : (1) analisis sistem yang sedang berjalan sistem, (2) sistem yang diusulkan. Perancangan sistem stock barang menggunakan waterfall melipti : (1) Spesifikasi sistem, (2) perancangan antarmuka sistem stock barang. Simpulan dari penelitian ini, adalah diperoleh sistem yang sedang berjalan memuat empat komponen utama, yaitu : pemesan, administrasi, planner dan produksi. berdasarkan empat komponen yang telah ada, maka rancangan yang diusulkan akan memiliki 5 komponen utama, yaitu : bagian administrasi, dta stock barang, laporan hasil produksi, perencanaan produksi, bagian planner dan diperoleh perancangan sistem stock barang untuk mendukung perencanaan produksi, berupa spesifikasi sistem dan perancangan antarmuka. Spesifikasi sistem, meliputi : (a) diagram konteks, (b) data flow diagram level 0, (c) Data flow diagram level 1, (d) entity relationship diagram (ERD), (e) perancangan tabel relasi, dan (f) perancangan struktur database. Untuk mendukung spesifikasi sistem diperlukan anatarmuka sistem stock barang, yaitu : perancangan menu login, (b) perancangan menu utama, (c) perancangan menu barang, (d) perancangan menu warna, (e) perancangan menu reject, (f) perancangan menu stock barang jadi (finish good), (g) perancangan menu stock barang mentah (material), (h) perancangan mnu laporan hasil priduksi, (i) perancangan menu order, (k) perancangan menu pelanggan/pemesan, (l) perancangan menu perencanaan produksi.
Kata Kunci : sistem stcok barang, perencanaan produksi, waterfall, DFD.