Abstak
Latar Belakang: Demam Berdarah Dengue (DBD) menjadi masalah kesehatan
masyarakat global, karena dapat menyebabkan kematian. Kelurahan Sukadamai
termasuk wilayah endemik di Kota Bogor tercatat sebanyak 17 kasus pada Maret
2024 dan di wilayah RW 06 terdapat 5 kasus. Angka ini menunjukkan bahwa kasus
DBD di Kelurahan Sukadamai mengalami peningkatan signifikan dan memiliki
potensi risiko DBD yang lebih besar. Wilayah endemik DBD sering menjadi target
utama dalam program pengendalian penyakit, termasuk sosialisasi pada masyarakat
dan upaya preventif lainnya untuk mengurangi penyebaran dan dampak penyakit
DBD. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui Hubungan antara Sosialisasi
Pencegahan DBD dengan Pelaksanaan Gerakan 1 Rumah 1 Jumantik (G1R1J) di
Kota Bogor Tahun 2025 (Studi Kasus RW 06 Kelurahan Sukadamai).
Metode: Penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional.
Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik cluster random sampling. Sampel
penelitian berjumlah 100 responden dengan menggunakan instrument penelitian
berupa kuesioner. Data diperoleh dengan kuesioner yang dibagikan ke masyarakat
untuk dianalisis dengan uji spearman rank.
Hasil: Hasil analisis dalam penelitian ini menunjukkan bahwa 91% responden yang
menerima sosialisasi pencegahan DBD dengan baik, 52% responden yang memiliki
pengetahuan dengan kategori baik, 40% responden yang memiliki sikap positif, dan
59% responden yang melaksanakan G1R1J dengan baik. Variabel sosialisasi
pencegahan DBD memiliki hubungan dengan pelaksanaan G1R1J sebesar 0,002
(p<0,05), variabel pengetahuan memiliki hubungan dengan pelaksanaan G1R1J
sebesar 0,001 (p<0,05), dan variabel sikap memiliki hubngan dangan pelakssanaan
G1R1J sebesar 0,000 (p<0,05).
Kesimpulan: Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat hubungan antara
sosialisasi pencegahan DBD, pengetahuan, dan sikap dengan pelaksanaan G1R1J
di RW 06 Kelurahan Sukadamai. Hasil penelitian ini diharapkan menjadi
pertimbangan masyarakat agar terus meningkatkan kesadaran dan partisipasi aktif
dalam pelaksanaan G1R1J sebagai bentuk upaya pencegahan preventif dan
kepedulian terhadap kesehatan lingkungan
Kata Kunci: Sosialisasi, Pengetahuan, Sikap, Pelaksanaan G1R1J, DBD