Abstak
Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya minat dan kemampuan tahsin siswa
dalam membaca Al-Qur’an yang disebabkan oleh penggunaan metode yang kurang
beragam dan faktor lainnya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh
penggunaan metode Mu’allam terhadap kemampuan tahsin Al-Qur’an di SMKN 1
Bogor, khususnya pada surah Al-Fatihah dan hukum idzhar. Jenis penelitian ini
adalah penelitian kuantitatif dengan metode quasi eksperimen. Sampel penelitian
ini terdiri dari dua kelas, yaitu kelas eksperimen yang menggunakan metode
Mu’allam dengan pendekatan talaqqi dan kelas control yang menggunakan metode
konvensional, dengan jumlah total 60 siswa. Instrument yang digunakan berupa tes
pre-test dan post-test untuk mengukur kemampuan tahsin siswa. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa hasil pengujian hipotesis dengan menggunakan uji-t dan uji
N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata post-test kelas
eksperimen lebih tinggi (78,25) dibanding kelas kontrol (57,54), dengan rata-rata
skor N-Gain kelas eksperimen sebesar 49,19 dibandingkan kelas kontrol 9,678,
meskipun keduanya berada pada kategori rendah, peningkatan kemampuan tahsin
lebih tinggi terjadi pada kelas eksperimen. Hal tersebut membuktikan bahwa
metode Mu’allam berpengaruh terhadap kemampuan tahsin Al-Qur’an siswa,
metode ini memberikan alternatif pembelajaran yang mampu meningkatkan
keterlibatan siswa dalam proses belajar.
Kata Kunci: Metode Mu’allam, Talaqqi, Kemampuan Tahsin