Abstak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran pengasuh dalam pembinaan keagamaan
terhadap kepercayaan diri anak asuh usia remaja di Panti Asuhan Asuwain Timor. Penelitian
ini di latarbelakangi oleh pentingnya pembinaan keagamaan dalam membentuk karakter
serta meningkatkan rasa percaya diri anak asuh, khususnya remaja yang memiliki latar
belakang kehidupan berbeda-beda. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian
kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui
observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari pengasuh,
pengurus panti, dan anak asuh usia remaja di Panti Asuhan Asuwain Timor. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa pengasuh memiliki peran penting sebagai pendidik, pembimbing,
motivator, dan teladan dalam pelaksanaan pembinaan keagamaan. Bentuk pembinaan yang
dilakukan meliputi kegiatan mengaji, tahsin, tahfidz, shalat berjamaah, muhadoroh, serta
pembiasaan disiplin dan adab Islam dalam kehidupan sehari-hari. Pembinaan keagamaan
tersebut memberikan dampak positif terhadap peningkatan kepercayaan diri anak asuh,
seperti keberanian berbicara di depan umum, kemampuan berinteraksi sosial, serta
meningkatnya rasa tanggung jawab dan kemandirian. Faktor pendukung dalam pembinaan
meliputi lingkungan panti yang religius, metode pembelajaran yang menarik, serta adanya
dukungan dan kebersamaan antara anak asuh. Adapun faktor penghambatnya yaitu
keterbatasan jumlah pengasuh, perbedaan kemampuan anak dalam memahami materi, serta
kondisi anak yang mudah lelah setelah kegiatan sekolah. Dengan demikian, pembinaan
keagamaan memiliki peran yang penting dalam membentuk kepercayaan diri anak asuh usia
remaja di Panti Asuhan Asuwain Timor.
Kata Kunci: Peran Pengasuh, Pembinaan Keagamaan, Kepercayaan Diri, Anak Asuh
Remaja.