Back


Detail Data

Fakultas FAKULTAS AGAMA ISLAM
Program Studi PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
Judul EVALUASI PELAKSANAAN KURIKULUM AQIDAH AKHLAK DI MTs NEGERI KOTA BOGOR
Tahun 2018
Tanggal Input 29 Aug 2025, 16.03



Abstak

ABSTRAK
Riska Julianti, NPM : 141104090383

Evaluasi Pelaksanaan Kurikulum Aqidah akhlak di MTs Negeri Kota Bogor.
Evaluasi merupakan bagian dari sistem manajemen yaitu dari perencanaan organisasi, pelaksanaan, mentoring, dan evaluasi. Kurikulum juga dirancang dari tahap evaluasi. Tanpa evaluasi, maka tidak akan mengetahui bagaimana kondisi kurikulum tersebut dalam rancangan, pelaksanaan serta hasilnya. Upaya untuk menghadapi tantangan-tantangan pada era globalisasi dilakukan dengan beberapa kebijakan oleh pemerintah, salah satunya pada bidang pendidikan. Pendidikan merupakan merupakan wadah untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) serta mengembangkan potensi bagi penerus bangsa. Kebijakan pemerintah dalam bidang pendidikan dilakukan agar pendidikan di Indonesia semakin maju.
Kurikulum menjadi sorotan utama bagi pengembangan pendidikan Indonesia karena kurikulum merupakan hal yang mendasar untuk merubah sistem pendidikan. Istilah Kurikulum (curriculum) berasal dari kata curir (pelari) dan curere (tempat berpacu), dan pada awalnya digunakan dalam dunia olahraga. Pada saat itu kurikulum diartikan sebagai jarak yang harus ditempuh oleh seorang pelari mulai dari star sampai finish untuk memperoleh medali/ penghargaan. Kemudian, pengertian tersebut diterapkan dalam dunia pendidikan menjadi sejumlah mata pelajaran (subject) yang harus ditempuh oleh seorang siswa dari awal sampai akhir program pelajaran untuk memperoleh pengharagaan dalam awal sampai akhir program pelajaran untuk memperoleh penghargaan dalam bentuk ijazah. Mata pelajaran Aqidah akhlak merupakan mata pelajaran yang materinya berisikan tentang ketauhidan dan keimanan kepada sang kholiq serta akhlak terhadap semua mahluk, sehingga disekolah guru sering terjebak menggunakan metode pengajaran yang dugunakan lebih mengarah kepada metode ceramah dan metode kisah. Kedua metode tersebut dapat membuat rasa kejenuhan pada siswa, apabila guru yang memberikan materi tersebut tidak dapat menyesuaikan dengan kondisi atau keadaan siswa selain itu metode tersebut membuat siswa kurang kreatif menggunakan semua aspek kecerdasannya.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian evaluatif. Penelitian evaluatif pada dasarnya merupakan penelitian yang secara sederhana dilakukan oelh para peneliti dalam berbagai bidang. Model evaluasi yang digunakan pada penelitian ini yaitu model evaluasi CIPP (Context, Input, Proses, Produk). Hasil penelitian ini menunjukan bahwa (1) kepala sekolah dan guru Aqidah Akhlak sepenuhnya siap melaksanakan kurikulum Aqidah Akhlak di MTs Negeri Kota Bogor. (2) sarana prasarana di MTs Negeri kota Bogor sudah cukup memadai dalam pelaksanaan ppembelajaran Aqidah Akhlak (3) dan perencanaan dan pelaksanaan kurikulum Aqidah Akhlak sudah sangat baik. Hasil Pelaksanaan kurikulum Aqidah Akhlak hasil belajar siswa pada mata pelajaran Aqidah Akhlak memiliki hasil belajar "sangat baik" Berdasarkan hasil belajar siswa memiliki nilai rata-rata 83,52 dan mencapai ketuntasan belajar 100%.

Kata kunci : evaluasi, kurikulum aqidah Akhlak


Preview