Abstak
Rendahnya pemahaman konsep IPA pada siswa sekolah dasar perlu diperhatikan,
terutama pada kelas rendah yang menjadi tahap awal dalam pembentukan
pemahaman konsep. Kondisi tersebut tidak terlepas dari kegiatan pembelajaran
yang masih cenderung berfokus pada hafalan dan kurang melibatkan pengalaman
belajar yang bermakna. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model
pembelajaran SAVI (Somatic, Auditory, Visual, Intellectual) terhadap kemampuan
pemahaman konsep IPA siswa kelas 3 SDIT Kaifa. Pendekatan kuantitatif dengan
desain quasi-eksperimental diterapkan. Sampel diambil menggunakan teknik
purposive sampling dan terdiri dari 50 siswa yang berasal dari dua kelas: 25 siswa
dalam kelompok eksperimen dan 25 siswa dalam kelompok kontrol. Data
dikumpulkan melalui instrumen tes pemahaman konsep berupa pretest dan posttest,
kemudian dianalisis menggunakan uji prasyarat, yaitu uji normalitas dan uji
homogenitas, serta dilanjutkan dengan uji hipotesis menggunakan uji t independent
sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara
kelas kontrol dan eksperimen dengan nilai Sig. 0,000 < 0,05, sehingga model SAVI
terbukti berpengaruh terhadap pemahaman konsep IPA siswa. Penelitian ini dapat
memberikan rekomendasi bagi guru untuk menerapkan model SAVI dalam
pembelajaran IPA serta membuka peluang penelitian lanjutan pada konteks yang
berbeda.
Kata Kunci: Model Pembelajaran SAVI (Somatic, Auditory, Visual, Intellectual);
Pemahaman Konsep; IPA; Sekolah Dasar